Beranda Peristiwa Kota Serang Deklarasi Kampanye Damai, Stop Hoax Politisasi Sara dan Politik Uang

Deklarasi Kampanye Damai, Stop Hoax Politisasi Sara dan Politik Uang

54
Deklarasi Kampanye Damai, Stop Hoax Politisasi Sara dan Politik Uang

SERANG,Pelitabanten.com,– Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta seluruh peserta pemilu dan pilpres di Banten menggelar acara kampanye damai dengan tema “Indonesia Menolak Hoax, Politisasi Sara dan Politik Uang” di area parkir museum negeri Provinsi Banten, Minggu (23/9/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Wakapolda Banten Kombes pol Tomex Kurniawan, Partai Politik peserta pemilu di Banten, Bawaslu Banten dan KPU Kabupaten/Kota Se-Provinsi Banten.

Ketua KPU Provinsi Banten Wahyu Furqon mengatakan KPU beberapa hari lalu telah menyelesaikan tahapan penetapan peserta pemilu baik itu anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, anggota DPD dan dua pasangan peserta pilpres.

” Pesta demokrasi di Indonesia harus jadi contoh bagi dunia,bahwa pelaksanaan Demokrasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Diterangkan Wahyu, sebanyak 806 calon anggota DPD RI telah ditetapkan oleh KPU.26 diantaranya berasal dari Banten yang terdiri dari 22 Laki-laki dan 4 Perempuan untuk memperebutkan 4 kursi senator dari Banten.

” Untuk calon anggota DPRD Provinsi Banten KPU telah menetapkan sebanyak 1102 terdiri dari 661 laki-laki dan 411 perempuan untuk bertarung di 10 daerah pemilihan memperebutkan 85 kursi,” jelasnya.

Baca juga :  Anggota DPR RI Eddy Kusuma Wijaya Sambangi Masyarakat Larangan

Masa kampanye pemilu legislatif dan pilpres secara nasional digelar mulai hari ini hingga 13 April 2019. Setelah itu akan ada masa tenang, 14-16 April 2019, sebelum hari pencoblosan secara serentak pada 17 April 2019.

“Kepada peserta pemilu semoga dapat memanfaatkan momen kampanye dengan sebaik-baiknya, ini kesempatan untuk menyajikan program,” Ucapnya

Peserta pemilu, dikatakan Wahyu juga harus berkomitmen untuk tidak melakukan praktik kotor selama masa kampanye seperti politisasi sara dan politik uang dan para penyelenggara harus bersikap netral profesional dan independen.

Editor : Adin