Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Ali Taher Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Mauk

Ali Taher Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Mauk

Ali Taher Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Mauk

TANGERANG, Pelitabanten.com Dalam rangka Kunjungan ke daerah pemilihan, Ketua Komisi VIII DPR RI DR. H. Ali Taher, SH. MH dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) yang juga anggota DPR RI dapil Banten 3, melakukan kunjungan ke desa jatiwaringin kecamatan Mauk kab. Tangerang. Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda, Jaro dan warga desa Jatiwaringin. Beliau menyampaikan mengenai pentingnya pengamalan 4 Pilar Kebangsaan dan bernegara serta pengalaman ke beberapa negara di dunia dalam menjelaskan mengenai tupoksi komisi VIII kepada para hadirin Rabu, 12 September 2018.

Ali Taher Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Mauk

Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda dan warga desa Jatiwaringin. Beliau menyampaikan mengenai kunjunganya ke beberapa negara di dunia dan menjelaskan mengenai apa itu 4 pilar kebangsaan pada warga pada kunjunganya.

“Waktu saya kunker ke Brazil dalam rangka memperhatikan sistem yang ada dan digunakan disana, masih lebih baik dan membanggakan Indonesia yang memiliki 4 Pilar Kebangsaan, maka harus Bangga sebagai warga negara Indonesia “, pungkasnya.

Dalam pembahasan mengenai 4 pilar kebangsaan, Indonesia merupakan Negara yang gemaripah dan semua ada, dari Sabang sampai Merauke. Tak ada negara yang seindah Indonesia.

Baca juga :  Menko PMK: Kita Perkuat Roadmap SDM yang Sudah Ada

Cara membangun keragaman Indonesia pun dengan mempertahankan 4 pilar. Indonesia memiliki Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan bhineka tunggal Ika sebagai idiologi bangsa. Pada saat itu pula semua peserta di haruskan menyebutkan isi Pancasila dan pembukaan UUD 1945.

Undang-undang Dasar 1945 (UUD 45) merupakan naskah tertulis cara bekerjanya Negara Indonesia. Ketiga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang artinya walaupun dipisahkan oleh beribu-ribu pulau, tetapi tetap satu Indonesia.

Kemudian yang keempat jelasnya, Bhineka Tunggal Ika, yang artinya walaupun berbeda-beda suku, agama dan bahasa tetapi tetap satu, Indonesia.

Ketua Komisi VIII tersebut menyampaikan dalam sosialisasi tersebut akan mengakomodir permohonan dan kesulitan yang dirasakan warga desa Jatiwaringin yaitu diantaranya jika terjadi bencana alam secara cepat hubungi tim Ali Taher maka akan datang dan langsung di tindak lanjuti. (Angri)