Beranda Peristiwa Kota Tangerang Selatan Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah...

Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi

Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi

TANGERANG SELATAN, Pelitabanten.com – Walikota Tangsel Hj Airin Rahmi Diany, Senin (03/09/18) mengukuhkan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tangerang Selatan, masa Bhakti 2018– 2023, di Aula Belandongan Lt.IV Pemkot Tangsel di Jl. Raya Pamulang, KotaTangsel, Senin (03/08/18)

 

Ketua Pelaksana yang juga Kepala Kesbangpol Tangsel, H. Azhar Syamun dalam penyampaian laporannya  mengatakan bahwa Pemerintah melalui Kemendagri memerintahkan seluruh pemerintahan daerah untuk membentuk FPK sesuai amanat Permendagri No.34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah”. Hal ini bertujuan untuk menjaga keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Sementara itu, Walikota Tangsel, Airin Rahmi Diany dalam sambutannya mengatakan sangat menyambut baik terbentuknya Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) KotaTangsel. Banyak hal yang dapat diperoleh dari terbentuknya forum ini yaitu dapat menjadi alat pemersatu, dapat menjaga keutuhan dan merangkul segala bentuk perbedaan dan keragaman yang berdasarkan kebhinekaan.

Dikatakan Airin, jangan jadikan perbedaan memunculkan bibit pertengkaran, jadikan perbedaan sebuah anugerah. Pada hakekat manusia sama yakni dari unsur ibu dan ayah, sehingga kita semua adalah saudara. “Kita hidup berdampingan tanpa melihat perbedaan suku agama ras dan antar golongan atau SARA, semua demi kepentingan bangsa yang lebih besar,” ungkap Airin.

Baca juga :  Makmun Muzakki Legislator Banten Reses ke Tangerang Utara

Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi

Lanjut Walikota Tangsel, Kita semua memiliki semangat yang sama dan berharap agar kondisi yang sudah aman dan tentram di Kota Tangsel ini, jangan sampai kita nodai dengan hal yang bersifat kesukuan dan agama yang dapat berakibat fatal memecah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin dengan baik.

“Keadaan seperti ini agar dapat terus dipertahankan jangan sampai hal-hal yang mampu mengganggu persatuan dan kesatuan dapat menyentuh masyarakat kita,” tegasnya.

“Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang baru dikukuhkan ini akan menjadi percontohan kedepan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah terpecah belah. Harapan saya, mari kita bangun spirit  kebersamaan dengan membangun Kota Tangsel yang merupakan rumah kita bersama,”pesan Airin.

Sedangkan Ketua FPK Tangsel M Saderi juga mengatakan bahwa lembaga ini akan bertugas menjaga dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, melestarikan nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan demokrasi serta menjalin komunikasi dan kerjasama dengan semua elemen masyarakat dengan memantapkan pembauran kebangsaan.

Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi Walikota Airin : FPK Kota Tangsel Harus Jadi Pemersatu Dan Jangan Mudah Terprovokasi

“Kebangsaan itu merupakan proses kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis dan agama melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat seni budaya pendidikan dan perekonomian.”jelas Saderi.

Baca juga :  PKS Resmi Usung Wahidin Halim

“Diharapkan dapat terbangun komitmen bersama dalam menciptakan kondusifitas di Kota Tangsel, memelihara keutuhan bangsa dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika sehingga kondusifitas Tangsel yang kita cintai ini tetap terpelihara dengan baik.”pungkasnya.

Disisi lain Ucok AH Siagian Ketua Perkumpulan Masyarakat Batak (PMB) Kota Tangsel disela-sela acara menyampaikan apapun perbedaan etnisitas maupun agama, dalam bingkai Pancasila harus kokoh dan terus bersatu. “Pancasila itu sudah final dan mutlak sebagai jalannya suatu negara untuk memberikan keberhasilan yang hakiki,”katanya.

“Forum ini merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga masyarakat dalam menumbuhkan kembangkan memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaaan,” kata Ucok Siagian.

Hal yang sama juga disampaikan Delima Bungsu Andy Sekertaris Pemberdayaan Perempuan FPK, bahwa mari kita menghadirkan harmoni dalam perbedaan, kuncinya rendah hati dan memahami orang lain.

Ia menyebutkan, harmonisasi penduduk Kota Tangsel yang saat ini berjumlah lebih kurang 1,4 juta jiwa merupakan prestasi yang luar biasa mengingat penduduk Tangsel homogen dari berbagai etnis, agama dan karakter dan dapat bersatu dalam FPK. Ini membuktikan bahwa warga Tangsel cinta dengan kedamaian demi kejayaan Bangsa Indonesia,”Ujar Bungsu.

Baca juga :  Satpol PP Tertibkan 40 PKL Langsung Diajukan ke Sidang Tipiring

Hadir dalam pengkukuhan seperti, Kapolsek Ciputat Kompol Donni Bagus Wibisono, Kepala Kejari Kota Tangsel Tangsel Bima Suprayoga, para tokoh Ormas seTangsel, para tokoh budaya dan tokoh masyarakat dan undangan lainnya. **

(Ajis/Adin)