Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Asyiknya Makan di ‘Waroeng Gaul Ma’Odah’ Tangerang, Tidak Enak Tidak Bayar

Asyiknya Makan di ‘Waroeng Gaul Ma’Odah’ Tangerang, Tidak Enak Tidak Bayar

132
Asyiknya Makan di 'Waroeng Gaul Ma'Odah' Tangerang, Tidak Enak Tidak Bayar

Kabupaten Tangerang, Pelitabanten.com-Kabar baik bagi anak-anak muda atau komunitas di Tangerang dan sekitarnya yang hobi nongkrong di tempat makan untuk memanjakan lidahnya.

Pasalnya telah launching Waroeng Gaul Ma’Odah, resto yang dikemas dengan konsep kekinian, yang berlokasi di Jalan KH Moch Achyar, Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Asyiknya Makan di ‘Waroeng Gaul Ma’Odah’ Tangerang, Tidak Enak Tidak Bayar

Pembukaan resto tersebut diisi dengan santunan anak yatim dan di hadiri oleh artis dangdut evi tamala untuk bernyanyi menghibur para pengunjung yang hadir.

Waroeng Gaul Ma’Odah memiliki jargon “Tidak Enak Tidak Bayar” dengan menawarkan berbagai menu sajian kuliner yang kekinian kepada para pengunjungnya.

Beberapa menu spesial makanan diantaranya seperti Donat Mie Ma’Odah, Kebab Ma’Odah, Nasgor Ma’Odah, Kue Cubit Pancake, Puding, Rujak. Sementara untuk minuman diantaranya Kopi Dehat Tentrem, Teh Puri, Wedang Salam ST, Jus Ma’Odah, dan masih banyak lagi menu lainnyadengan harga yang relatif murah.

“Nama Waroeng Gaul Ma’Odah’ ini, saya terinspirasi dari nama Ibunda tercinta, karena ini sebagai bentuk salah satu pengabdian nebus dosa saya terhadap orang tua,” kata Ahmad Subadri pemilik resto, Sabtu (18/8/2018).

Subadri bercerita bahwa dahulu ibunya adalah berjuakan nasi uduk untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ketika subadri telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tangerang, ia menganjurkan Ibunya untuk pensiun berdagang pada tahun 1999.

Baca juga :  Desa Cirarab Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-47 Tingkat Kecamatan Legok

“Ibu saya cukup lama berdagang nasi uduk. Sekitar tahun 1999 ketika saya diangkat menjadi PNS, saya menganjurkan ibu saya untuk beristirahat pensiun berdagangnya. Karena saya sudah bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Subadri berharap restonya ini menjadi usaha yang maju, berkah dan dapat membuka cabang.

“Terimakasih kepada keluarga saya baik istri dan teman-teman lainnya yang selama ini sudah mensuport saya. Mudah-mudahan waroeng gaul ma’odah ini akan maju dan berkah untuk semuanya,”tukasnya.