Beranda Peristiwa Kota Tangerang DR. H. Ali Taher, SH. MH : Membangun keragaman Indonesia, 4 pilar...

DR. H. Ali Taher, SH. MH : Membangun keragaman Indonesia, 4 pilar sebagai ideologi bangsa.

41
DR. H. Ali Taher, SH. MH : Membangun keragaman Indonesia, 4 pilar sebagai ideologi bangsa.

TANGERANG, Pelitabanten.com – Dalam rangkaian agenda kunjungan dapil Ketua Komisi VIII DPR RI DR. H. Ali Taher, SH. MH dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) yang juga anggota DPR RI dapil Banten 3, melakukan kunjungan ke Balai warga di kel. Periuk jaya kec. Periuk kota Tangerang. Berada di balai warga Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda dan warga RW 05 Kelurahan Priuk Jaya. Beliau menyampaikan mengenai kunjunganya ke beberapa negara di dunia dan menjelaskan mengenai apa itu 4 pilar kebangsaan pada warga pada kunjunganya Jumat, 27 Juli 2018.

“Baru saja saya kunker ke Brazil dalam rangka memperhatikan sistem yang ada dan digunakan disana, yaitu untuk membuat 1 kartu untuk orang miskin dan dapat berguna dalam segala aspek kebutuhan”, pungkasnya.

Dalam pembahasan mengenai 4 pilar kebangsaan, Indonesia merupakan Negara yang gemaripah dan semua ada, dari Sabang sampai Merauke. Tak ada negara yang seindah Indonesia.

Saat kunker ke Kanada, negara tersebut merupakan salah satu negara yang menerapkan kebebasan seperti LGBT. Disana LBGT tumbuh subur dan sudah di atur serta dilindungi dalam undang-undang​ nya membolehkan warga negara dalam kebebasan LGBT, tegasnya​.

Baca juga :  PT. Kereta Api Indonesia (PERSERO) Bongkar Bangunan Ruko Di Rangkasbitung

Cara membangun keragaman Indonesia dengan mempertahankan 4 pilar. Indonesia memiliki Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan bhineka tunggal Ika sebagai idiologi bangsa

Undang-undang Dasar 1945 (UUD 45) merupakan naskah tertulis cara bekerjanya Negara Indonesia. Ketiga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang artinya walaupun dipisahkan oleh beribu-ribu pulau, tetapi tetap satu Indonesia.

Kemudian yang keempat jelasnya, Bhineka Tunggal Ika, yang artinya walaupun berbeda-beda suku, agama dan bahasa tetapi tetap satu, Indonesia.

Ketua Komisi VIII tersebut menyampaikan dalam sosialisasi tersebut akan mengakomodir permohonan warga Kelurahan Priuk Jaya yaitu diantaranya membuatkan Taman baca di lingkungan tersebut dan pemberian bantuan Al Quran untuk masjid serta bantuan dana untuk kegiatan Posyandu. (Angri)