Beranda Peristiwa Kabupaten Lebak Usai Piala Dunia 2018, Rutan Rangkasbitung Gelar Konseling Hukum

Usai Piala Dunia 2018, Rutan Rangkasbitung Gelar Konseling Hukum

25
Usai Piala Dunia 2018, Rutan Rangkasbitung Gelar Konseling Hukum

RANGKASBITUNG, Pelitabanten.com – Perhelatan akbar Piala Dunia 2018 telah usai digelar, mengantisipasi akan hanyut atmosfir piala dunia, sebanyak 109 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Klas IIB Rangkasbitung yang masih menjalani proses peradilan mengikuti Konseling dan Konsultasi Hukum yang digelar di Ruang Aula Rutan Rangkasbitung. Senin (16/07).

Usai Piala Dunia 2018, Rutan Rangkasbitung Gelar Konseling Hukum

 

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Rangkasbitung, Dede Ukmartalaksana yang akrab disapa Dede ini menyampaikan bahwa konseling dan konsultasi hukum digelar sebagai bagian dari program kerja pelayanan tahanan dalam meberikan salah satu hak WBP untuk mendapatkan pelayanan informasi dan bantuan hukum.
“Ya, Piala dunia telah usai, atmosfirnya masih terasa oleh karena itu, mungkin ada WBP yang mendukung dan menjadi fans nya, ada yang senang karena menang dan ada yang sedih, tapi semuanya sudah menyadari bahwa itu bagian dari hiburan dan sekarang mereka tampak antusias mengikuti konseling dan penyuluhan hukum dari kami,” kata Dede pria asli Pandeglang ini.
Hal senada disampaikan oleh petugas Penyuluhan dan konsultasi Hukum, Tedi Febri Riyanto, ia menyatakan bahwa kegiatan ini penting dilaksanakan secara rutin apalagi momennya usai piala dunia, ia berharap seluruh WBP kembali terfokus pada proses peradilan yang dialaminya.
“Mungkin saja ada yang lupa akan proses peradilanya karena euphoria piala dunia, oleh karenanya kita gelar ini, selain sebagai pengingat, ini juga menambah wawasan kepada mereka akan kasus hukum dan adanya bantuan hukum gratis bagi yang membutuhkannya,”ujar Tedi pria asal Kota Cirebon ini.
Tedi menambahkan bahwa Konsultasi dan bantuan hukum diberikan bagi WBP yang merasa ingin mendapatkan keadilan akan proses hukumnya.
Salah satu WBP, sebut saja DLB menyatakan bahwa ia amat senang karena mendapatkan konsultasi dan konseling tentang hukum, ia dan mungkin dengan teman-teman yang lain masih sangat kurang pemahaman akan hukum, hingga ia bisa masuk kesini (Rutan).
“Ya kami jadi tahu, bahwa disini ada layanan konsultasi dan bantuan hukum jadi kami bisa memanfaatkannya selama menjalani proses peradilan untuk mendapatkan keadilan, harapan kami tentu bisa mendapatkan hukuman yang ringan, karena kami menyadari kami salah dan kami merasa di sini tempat untuk berubah menjadi lebih baik.” imbuhnya

Baca juga :  Hadang Berita Hoax dan Teroris, Aparat Polsek Neglasari Sambangi Masyrakat