Beranda Peristiwa Nasional Pena ’98 Sulteng Serahkan Dokumen Gerakan Reformasi ke Arsip Daerah

Pena ’98 Sulteng Serahkan Dokumen Gerakan Reformasi ke Arsip Daerah

Pena '98 Sulteng Serahkan Dokumen Gerakan Reformasi ke Arsip Daerah

PALU, PelitaBanten.com – Presidium Pena ’98 Sulteng, bung Yahdi Basma menyerahkan secara resmi sejumlah dokumen Gerakan Mahasiswa dan Rakyat Palu di era 1998 saat mengusung isu “Lawan Orde Baru”,  Sabtu 5 Mei 2018. Penyerahan ini di acara Komunitas Historia Sulteng dalam rangka Hari Arsip Nasional.

“Kala itu, tahun 90-an, kita ketahui bersama, jangankan mengkritik presiden, membaca buku-buku kritis saja, kita bisa ditangkap. Nah, apa yan kita nikmati sekarang sebagai kebebasan berekspresi, tentu bagian dari yang dicita-citakan oleh Gerakan Reformasi ’98 dahulu. Hampir seluruh kota di Indonesia kala itu bergerak dengan isu sama, menuntut Orde Baru yang berkuasa 32 tahun turun dari tahtanya”, ujar Yahdi saat diberi kesempatan bicara di depan peserta yang hadir.

Yang memprihatinkan kata Yahdi, saat ini, negara lebih fasih bicara reformasi daripada warga sipil, padahal, reformasi adalah gerakan masyarakat sipil mendorong pemberantasan KKN kala itu. Seluruh instansi pemerintah termasuk TNI/Polri bahkan memiliki SKep tentang feformasi internalnya. Termasuk Kementerian Dalam Negeri punya visi reformasi birokrasi.

“Nah, untuk itulah, kita perlu reaktualisasi, bahwa sejarah gerakan Reformasi, perlu tetap digelorakan, agar cita-cita Reformasi 98 tetap kita kawal dan tagih kepada rejim siapapun yg berkuasa. Sejarah adalah cermin bagi generasi untuk memastikan bahwa di masa depan, kita masih miliki harapan”, tegas Yahdi yang mewakili generasi 98 di acara tersebut.

Baca juga :  Kapolsek Neglasari Motivasi Peserta Turnamen Kapolrestro Tangerang Kota Cup 2018

Yahdi menyerahkan resmi satu set dokumen visual berupa aksi demonstrasi 14000-an massa  20 Mei 1998 di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Jl Sam Ratulangi, Palu serta sejumlah foto-foto inventaris Pena’98 di peristiwa Mei 98 Gedung MPR/DPR Jakarta dan lokal Palu.

Arsip tersebut diterima resmi oleh pejabat di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, Marjan SSos sebagai amanat Peraturan Pemerintah No 28/2012 tentang pelaksanaan UU 43/2009 tentang Kearsipan.

Arsip yang diserahkan tersebut adalah reproduksi dokumen yang akan dipamerkan dalam peringatan 20 tahun Reformasi ’98 yang akan digelar PENA’98 di beberapa kampus di Palu 12 – 27 Mei 2018 ini.***

• Ateng Sanusih