Beranda Peristiwa Kota Tangerang Jelang Ramadhan, Kapolsek Karawaci Hadiri Penutupan Pengajian di Ponpes Darurrohman Margasari

Jelang Ramadhan, Kapolsek Karawaci Hadiri Penutupan Pengajian di Ponpes Darurrohman Margasari

Jelang Ramadhan, Kapolsek Karawaci Hadiri Penutupan Pengajian di Ponpes Darurrohman Margasari

TANGERANG, Pelitabanten.com Dalam rangka menghadapi Bulan Suci Ramadhan, Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim, SH didampingi Bhabinkamtibas Kelurahan Margasari Aiptu Darmawan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumur Pacing Aiptu Jayeng Utama, menghadiri acara penutupan pengajian yang digelar rutin di Ponpes Darurrohman, di Kampung Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu malam (02/5/2018).

Jelang Ramadhan, Kapolsek Karawaci Hadiri Penutupan Pengajian di Ponpes Darurrohman Margasari

Acara tersebut dihadiri para tokoh Masyarakat  setempat, tokoh agama, para Ketua RT dan RW serta dihadiri ratusan jamaah Majlis Tak’lim Darurrohman dengan penceramah pengasuh Pondok Pesantren Darurrohman KH Ahmad Fudholi.
Kehadiran Kapolsek Karawaci berserta anggotanya dalam rangka menindak lanjuti atensi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, kepada jajaran Kapolsek agar menghadiri setiap acara keagamaan  di antaranya pengajian rutin.

Di sela-sela kegiatan, Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim mengatakan, malam ini kita menghadiri acara pengajian yang memang awalnya rutin setiap malam Kamis,  tapi untuk malam ini adalah pengajian penutupan sementara, terkait jelang datangnya bulan suci Ramadhan, setelah lebaran nantinya akan kembali  rutin,” ujar Kapolsek.

Dirinya menghimbau ke warga maupun kepada para santriwan dan santriwati untuk membantu menjaga agar dalam dalam puasa nanti jangan sampai ada gangguan kamtibmas.

Baca juga :  Satreskrim Polsek Karawaci Ringkus Pengedar Narkotika di Sepatan

“Saya menghimbau kepada warga khususnya warga margasari serta masyarakat Karawaci umumnya  dan para santri – santri, untuk membantu menjaga Kamtibmas menjelang bulan Suci Ramadhan. Jauhi obat – obat terlarang minum minuman keras (Miras) atau narkoba baik pemakai ataupun pengedar dan jangan sampai ada yang mabuk – mabukan,” tandasnya.

Hal ini dilakukan, agar masyarakat tenang dan khusu dalam melaksanakan ibadah puasanya di bulan suci ramadhan dan kegiatan Cipta Kondisa (Cipkon) oprasi miras akan kita laksanakan terus menerus. Karena menurutnya pelaksanaan kegiatan tersebut  mendapat dukungan para ulama dan masyarakat,” tuturnya.