Beranda Peristiwa Kota Tangerang Diduga Karena Sakit, Seorang Satpam Perusahaan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Terbaring di...

Diduga Karena Sakit, Seorang Satpam Perusahaan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Terbaring di Musholah

639
Diduga Karena Sakit, Seorang Satpam Perusahaan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Terbaring di Musholah

TANGERANG, Pelitabanten.com – Anggota Satuan Tugas Pengamanan (Satpam) PT Mahakarya Sentra Nabati beralamat di Jl. Daan Mogot Km. 19,8 Blok E No. 5 RT 06/02 Kel. Porisgaga Baru, Kec. Batu Ceper, Kota Tangerang ditemukan oleh rekan sekerjanya terbaring di mushola dalam keadaan tidak bernyawa sekira pukul 0700 WIB, Rabu (11/4/2018).

Diduga Karena Sakit, Seorang Satpam Perusahaan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Terbaring di Musholah Diduga Karena Sakit, Seorang Satpam Perusahaan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Terbaring di Musholah

Setelah diperiksa oleh dua orang rekannya yang menjadi saksi, Rustiara Sunandar (28) beralamat di Komplek Margahayu Jaya Jl. Kenari 6 Blok C No. 700 RT 004/16 Kel. Margahayu, Kec. Bekasi Timur, Bekasi dan Rusdhiyanto (38) beralamat di Jl. Dewi Sartika No. 136 RT 05/012 Kel. Cawang, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur, identitas korban diketahui atas nama Wawan Setiawan (35) beralamat di Pintu Air Sipon RT 9/12 Kel. Kosambi Kec. Cengkareng, Jakarta Barat.

“Jam 07.00 WIB saya datang sewaktu akan masuk, pintu gerbang depan masih dalam keadaan tertutup, kemudian saya mengetuk ketuk pintu, namun tidak ada jawaban dari Satpam, kemudian saya buka pintu gerbang sendiri karena hanya terkunci slotnya, kemudian saya masuk kedalam dan melihat korban sedang berbaring di dalam mushola yang berada di samping pos security dan saya mengira korban sedang tidur,” ungkap Rustiara kepada Petugas Polisi.

Dikira korban dalam keadaan masih mengantuk karena tugas malam, kemudian Rustiara dan Rusdhiyanto keluar pabrik untuk sarapan pagi. Lebih lanjut Rustiara menjelaskan.

“Setelah itu saya dan Rusdhiyanto keluar untuk sarapan pagi. Setelah kembali masuk ke dalam perusahaan untuk bekerja, saya curiga melihat korban masih dalam keadaan terbaring di dalam mushola dan kemudian kami membangunkan korban namun pada saat dibangunkan tubuh korban sudah dalam keadaan kaku dan sudah tidak bernyawa. Atas kejadian tersebut selanjutnya jenazah korban di bawa ke RSUD Kab. Tangerang untuk dimintakan Visum EtRepertum,” lanjutnya menjelaskan.

Mendapat informasi dari masyarakat, 10 personil Polsek Batu Ceper di bawah pimpinan Kapolsek Kompol Hidayat Iwan Irawan, SH.MA langsung mendatangi dan mengamankan TKP. Kemudian berbincang dengan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti dan memasang Police Line. Kasus tersebut ditangani Polsek Batu Ceper guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Ditubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan, diduga korban meninggal dunia karena sakit. Untuk tindakan kepolisian melakukan Cek TKP, mengamankan dan melakukan olah TKP, Mencari saksi saksi, membawa korban ke RSUD untuk dilakukan VER. Kemudian mengamankan barang bukti dan membuat Laporan,” ucap Kapolsek Batu Ceper. (Humas Polsek Batu Ceper/Eko).