Beranda Peristiwa Kota Tangerang Pingsan di Pinggir Jalan, Nenek Pengemis Dievakuasi Sertu Iswanto ke Rumah Sakit...

Pingsan di Pinggir Jalan, Nenek Pengemis Dievakuasi Sertu Iswanto ke Rumah Sakit Sari Asih

443
Pingsan di Pinggir Jalan, Nenek Pengemis Dievakuasi Sertu Iswanto ke Rumah Sakit Sari Asih

TANGERANG, Pelitabanten.com – Anggota Kodim 0605/Tangerang, Sertu Iswanto yang bertugas sebagai Babinsa di Kelurahan Sangiang Jaya, Kota Tangerang mengevakuasi seorang pengemis tua renta yang mengalami pingsan dipinggir jalan raya. Bersama warga, Sertu Iswanto dengan sigap menolong dan membawanya langsung ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan.

“Bersama warga kami membawa seorang pengemis yang tua renta dalam kondisi pingsan di pinggir jalan, selanjutnya kami bawa ke rumah sakit dan kejadian tersebut terjadi di Kp. Gebang, RT 02/02, Kel. Sangiang Jaya, Kec. Priuk, Kota Tangerang,” ucap Sertu Iswanto kepada awak media, Mimggu (8/4/2018).

Pingsan di Pinggir Jalan, Nenek Pengemis Dievakuasi Sertu Iswanto ke Rumah Sakit Sari Asih Pingsan di Pinggir Jalan, Nenek Pengemis Dievakuasi Sertu Iswanto ke Rumah Sakit Sari Asih

Nenek bernama Siti (70) yang berprofesi sebagai pengemis warga Kp. Selatip, RT 12/04, Desa Lontar, Kec. Kemiri, Kab. Tangerang, selanjutnya bersama warga membawa ke RS Sari Asih Ar Rahman Jl. KS Tubun No 44, Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, dan langsung ditangani dan dirawat di UGD oleh dr. Alfian yang sedang bertugas sebagai dokter jaga,” ucapnya lebih lanjut.

Sementara warga di sekitar lokasi kejadian menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap Sertu Iswanto yang telah menolong ibu tua yang menderita. Dikatakan hal tersebut merupakan perwujudan dari TNI untuk rakyat, dari rakyat dan bersama rakyat, nampak nyata tertoreh dalam suatu peristiwa yang terjadi.

“Kami merasa terharu, dengan bhakti yang diberikan Bapak Iswanto terhadap warga, rela berkorban tanpa pamrih dikala melihat rakyat dalam kesusahan seperti yang dialami nenek Siti tersebut,” ungkap seorang pria yang mengaku sebagai karyawan yang tak bersedia menyebutkan namanya.