Beranda Bisnis Lebak Provinsi Banten Tahun Ini Mulai Memanen Pepaya California

Lebak Provinsi Banten Tahun Ini Mulai Memanen Pepaya California

707
Lebak Provinsi Banten Tahun Ini Mulai Memanen Pepaya California
Pohon Pepaya California foto: twitter.com

LEBAK, Pelitabanten.com – Para petani di Lebak Provinsi Banten tahun ini mulai memanen pepaya california yang ditanam pada tahun 2017 sehingga mampu meraup keuntungan “Kami sudah kembali memasok pepaya california ke sejumlah pasar di Rangkasbitung,” kata Yana (50), petani Desa Warunggunung Kabupaten Lebak, Minggu (8/4/2018).

Panen pepaya california hampir terjadi di semua desa di Warunggunung yang ditanam pada tahun 2017, katanya.

Petani menanam pepaya california dengan menerapkan teknologi penggunaan pupuk organik dari kotoran kerbau dan sapi guna menyuburkan lahan pertanian, katanya.

Ia mengatakan penggunaan pupuk organik menguntungkan karen menjadikan lahan subur lahan subur dan tahan serangan hama. Saat ini, petani kembali memanen pepaya california sehingga bisa memenuhi permintaan pasar.

“Kami sejak sepekan bisa memasok pepaya california sebanyak lima ton dengan harga Rp3.500/kg,” katanya.

Menurut dia, selama ini pengembangan pepaya california cukup menguntungkan, karena panennya bisa berlangsung empat tahun sehingga dapat meningkatan ekonomi petani.

Pengembangan tanaman pepaya california di lahan seluas dua hektare dengan biaya operasional Rp72 juta per hektare yang bisa menghasilkan pendapatan sebesar Rp186 juta.

Pepaya california bisa dipanen mulai usia sembilan bulan setelah hari tanam hingga mencapai empat tahun mendatang, katanya.

Baca juga :  Budaya Gotong Royong Jadi Kewajiban, Masyarakat Baduy Tak Perlu Membayar Pemborong

“Kami sangat terbantu pendapatan ekonomi keluarga dengan tibanya musim panen pepaya,” katanya.

Ismael (50), seorang petani di Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung mengatakan saat ini petani mulai memanen pepaya california yang sudah dijual ke sejumlah pasar di Provinsi Baten.

Ia mengaku dirinya kini bisa menghasilkan pendapatan dari penjualan pepaya california mencapai Rp10 juta per per minggu.

Para pembeli pepaya california dari luar daerah sudah berdatangan ke lokasi untuk menampung pepaya. “Kami dua tahun lalu tidak bisa memanen pepaya california karena terserang hama, namun tahun ini dipastikan bisa membangun rumah,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan pemerintah daerah mendorong petani Warunggunung mengembangkan perluasan tanaman pepaya california.

Saat ini, katanya, wilayah Warunggunung merupakan daerah penghasil pepaya california sehingga bisa memenuhi permintaan pasar Jakarta.

Ia mengajak petani mengembangkan pepaya california karena cukup menjanjikan untuk meraup keuntungan. Saat ini, petani pepaya Warunggunung bisa memasok puluhan ton per minggu ke wilayah Serang, Cilegon, dan Jakarta.

“Kami menargetkan ke depan pepaya california bisa dijadikan produk unggulan petani Lebak,” katanya.