Beranda Peristiwa Kota Tangerang Beredar Isu Tokoh Agama Diserang, Kapolsek Karawaci Jalin Silaturahmi ke Pondok Pesantren

Beredar Isu Tokoh Agama Diserang, Kapolsek Karawaci Jalin Silaturahmi ke Pondok Pesantren

564
Beredar Isu Tokoh Agama Diserang, Kapolsek Karawaci Jalin Silaturahmi ke Pondok Pesantren

TANGERANG, Pelitabanten.com –  Bhabinkamtibmas Kelurahan Pabuaran sektor Karawaci, Aiptu Made Kuat nampak terlihat mendampingi Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim bersama Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota AKBP. Sucipto, menjalin silaturahmi di kediaman Ulama KH. Sihabudin, di Jalan Merdeka Gang Beringin RT 03/03 Kelurahan Pabuaran, Karawaci, Kota Tangerang.

Giat sambang tokoh agama tersebut swbagai bentun untuk menindak lanjuti instruksi Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan S.IK, MH, agar seluruh jajaran kapolsek menyambangi setiap pondok pesantren yang ada di wilayahnya.

Silaturahmi tersebut untuk melakukan sharing tentang kamtibmas di wilayah untuk antisipasi berbagai isu hoak terkait kekerasan dan pengintaian oleh orang yang tidak bertanggung jawab terhadap para ulama belakangan ini.

“Dimana isu hoax yang sering muncul di medsos (media sosial) mengenai isu ulama yang diawasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab adalah berita hoax alias bohong,” ujar KabagOps Polres Metro Tangerang Kota AKBP Sucipto. Kamis (22/2/2018)

Kapolsek Karawaci juga menyampaikan akan tetap menjamin keamanan dan kenyaman ulama dan juga masyarakat.

“Sebab, menjaga melindugi sudah menjadi program tetap dan tugas pokok kami sebagai polisi untuk menjaga keamanan masyarakat,” ujar Kompol Abdul Salim.

Apabila ada hal-hal yang seyogiyanya mencurigakan, kiranya agar menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan pengaman, pesannya.

Di tempat yang sama, KH. Sabudin mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kapolsek dan KabagOps, dimana telah menyempatkan diri untuk mampir di kediamannya.

“Terimakasih atas kunjungannya, semoga kedepan sinergitas antar ulama dengan pihak kepolisian semakin erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya (Ajis)