Beranda Peristiwa Kota Serang Jelang Pilkada, Ini Pesan Ketua NU Kota Serang

Jelang Pilkada, Ini Pesan Ketua NU Kota Serang

540
Jelang Pilkada, Ini Pesan Ketua NU Kota Serang

SERANG, Pelitabanten.com – Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Serang dipastikan akan diikuti empat pasang calon. Dua dari jalur partai politik dan dua dari jalur perseorangan. Hal itu diyakini sebagian masyarakat Kota Serang akan berlangsung menarik dan sedikit panas.

Ketua Nahdlatul Ulama Kota Serang Kiai Haji Matin Syarqowi, mengatakan, Pilwakot Serang tahun 2018 ini seharusnya menjadi starting point khususnya bagi masyarakat pemilih untuk menentukan sikap pilihanya berdasarkan pandangan rasional.

“Dimulai dari kesadaran melihat secara objektif berdasar fakta-fakta  perkembangan Kota Serang yang sudah berusia 10 tahun apa yng sudah bisa dilihat, dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya melalui pesan seluler, Rabu 17 Januari 2018.

Artinya, dikatakan Kiai Haji Matin, 10 tahun waktu yng lebih dari cukup bagi masyarakat kota serang melakukan evaluasi atas program pemerintahan kota sesuai dengan visi besar Kota Serang itu sendiri,” katanya menambahkan.

“Sebagai salah satu pendiri Kota Serang saya berharap kepada semua calon agar mengedepankan adu visi-misi dalam kampanyenya. Dan terhadap visi misinya tersebut para calon harus membuka diri untuk diuji oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sebab dikatakan Pria yang juga Ketua Majlis Pesantren Salafiyah Banten ini mengatakan, sebagai ibu kota Provinsi, Kota Serang menjadi sangat strategis dan potensial untuk menjadi cermin kehidupan masyarakat Banten,  baik dari sisi sosial budaya, politik, dan ekonomi termasuk di dalamnya masalah pertahanan dan keamanan.

“Karena itu para calon yang ada wajib memahami karakteristik, potensi dan tantangan secara utuh dan menyeluruh,” ucapnya.

Untuk itu, Kiai Haji Matin menghimbau Kepada masyarakat  agar menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggungjawab. Artinya bahwa memilih pemimpin itu sama dengan menentukan pilihan untuk kepentingan perubahan nasib kehidupan masyarakat itu sendiri setidaknya untuk masa lima tahun ke depan.

Karena itu, dijelaskannya pilihan politik seharusnya tidak hanya karena kedekatan hubungan emosional tetapi harus lebih pertimbangan rasional. Masyarakat harus sudah berani mengatakan tolak politik uang.

“Lebih penting lagi saya berharap agar masyarakat mampu menjaga situasi keamanan tetap menjadi kondusif. Saya yakin masyarakat Kota Serang tidak akan mudah terprovokasi oleh kepentingan politik yng dapat menimbulkan kegaduhan apalagi sampai terprovokasi sampai ke arah kerusuhan. Mari kita pertahankan kerukunan dan kedamaian yng selama ini tetap terjaga,” pungkasnya.