Beranda Peristiwa Kota Tangerang Ketua Panwaslu Kecamatan Tangerang Lantik Petugas Pengawas Pemilu

Ketua Panwaslu Kecamatan Tangerang Lantik Petugas Pengawas Pemilu

572
Ketua Panwaslu Kecamatan Tangerang Lantik Petugas Pengawas Pemilu

TANGERANG, Pelitabanten.com – Dalam rangka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, yamg dilakukan serentak pada 27 juni 2018. Kecamatan Tangerang adakan pelantikan dan bimbingan teknis kepada anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) bertempat di Hotel Golden Tulip di Jalan Jendral Sudirman Kavling 9, Cikokol, Kota Tangerang. Selasa (16/1/2018)

Pemilu merupakan satu-satunya prosedur demokrasi yang melegitimasi kewenangan dan tindakan para wakil rakyat untuk melakukan tindakan tertentu. Pemilu adalah mekanisme sirkulasi dan regenerasi kekuasaan. Pemilu juga satu-satunya cara untuk menggantikan kekuasaan lama tanpa melalui kekerasan (chaos) dan kudeta.

Melalui pemilu rakyat dapat menentukan sikap politiknya untuk tetap percaya pada pemerintah lama, atau menggantikannya dengan yang baru. Dengan kata lain, pemilu merupakan sarana penting dalam mempromosikan dan meminta akuntabilitas dari para pejabat public. Melalui pemilu diharapkan proses politik yang berlangsung akan melahirkan suatu pemerintahan baru yang sah, demokratis dan benar-benar mewakili kepentingan masyarakat pemilih. Karenanya, Pilkada 2018 yang akan berlangsung, tidak dapat lagi disebut sebagai eksperimen demokrasi yang akan mentolerir berbagai kelemahan dan peluang-peluang yang dapat mengancam kehidupan demokratis itu sendiri.

Pemilu dapat dikatakan demokratis jika memenuhi beberapa prasyarat dasar. Tidak seperti pada masa rezim orde baru dimana pemilu seringkali disebut sebagai ‘demokrasi seolah-olah’, pemilu yang sedang berlangsung sekarang sebagai pemilu reformasi harus mampu menjamin tegaknya prinsip-prinsip pemilu yang demokratis

Hal itulah yang diutarakan oleh M. Fathi Halimi, Ketua Panwaslu Kecamatan Tangerang kepada awak media.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tugas Pengawas Pemilu Lapangan adalah untuk menciptakan Pilkada yang jujur dan adil. Hal tersebut didukung dengan menghadiri persiapan, pembukaan TPS serta pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara di dalam TPS. (vidos)