Beranda Pendidikan Penulis Novel Lost In Pesantren Berbagi Pengalaman dan Motivasi di Ponpes Daarul...

Penulis Novel Lost In Pesantren Berbagi Pengalaman dan Motivasi di Ponpes Daarul Ishlah

614
Penulis Novel Lost In Pesantren Berbagi Pengalaman dan Motivasi di Ponpes Daarul Ishlah
Ust. Saeful Bahri, Penulis Novel Lost In Pesantren memberikan motivasi kepada santri di Pondok Pesantren Daarul Ishlah, Cilegon.

CILEGON, Pelitabanten.com – Motivasi memiliki peran penting dalam menumbuhkan jiwa semangat setiap orang. Seseorang yang memiliki motivasi pasti selalu semangat dan optimis dalam menjalankan kehidupannya.

Di sisi lain orang-orang yang memiliki motivasi tidak akan mudah merasa putus asa, mereka akan selalu mencari dan menemukan solusi dari setiap masalah yang dimilikinya.

Dalam kaitannya dengan hal tersebut Ponpes Daarul Ishlah mengadakan kegiatan motivasi yang diperuntukan kepada para santriwan dan santriwati.

Tujuan diadakan pelatihan ini agar para santri di Ponpes Daarul Ishlah memiliki motivasi dan semangat tinggi dalam menjalankan rutinitas di Pondok Pesantren.

Di samping itu, kegiatan ini dilakukan demi meningkatkan kreatifitas dan kemauan belajar bagi setiap santri di Ponpes Daarul Ishlah.

Kegiatan motivasi ini bertemakan “Move On”. Tema ini diusung sebagai ajakan kepada para santri untuk Move On dari setiap kegiatan negatif menuju kepada setiap kegiatan yang positif, dari malas menjadi rajin, dari tidak patuh menjadi patuh dan seterusnya.

Pembicara pada kegiatan ini adalah Ust. Saeful Bahri, dalam memberikan materi ini beliau mengatakan, “para santri yang berhasil Move On dari kegiatan-kegiatan negatif berarti telah melangkahkan kaki menuju pada gerbang kesuksesan,” ujar penulis buku Lost In Pesantren ini, Sabtu (23/12/2017).

Baca juga :  Aksi Teater Daarul Ishlah Memukau Penonton di Acara Pameran Museum Banten

Kegiatan motivasi santri yang diselenggarakan Ponpes Daarul Ishlah merupakan komitmen dan bentuk tanggung jawab Pimpinan Pesantren, Para Ustadz dan Ustazah, dalam membangun, mendidik dan mengarahkan sikap dan mental santri untuk senantiasa menjadi pribadi-pribadi baik.

Yaitu pribadi yang selalu memiliki motivasi, sikap pantang menyerah dalam melakukan setiap kebaikan dan menjadikan setiap kegiatan yang dilakukan, khususnya di pesantren, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.