Beranda Peristiwa Kota Serang Kawasan Masjid Agung Banten Lama Dianggarkan Rp220 Miliar untuk Direvitalisasi

Kawasan Masjid Agung Banten Lama Dianggarkan Rp220 Miliar untuk Direvitalisasi

Kawasan Masjid Agung Banten Lama Dianggarkan Rp220 Miliar untuk Direvitalisasi
Masjid Agung Banten Lama

SERANG, Pelitabanten.com – Pemerintah Provinsi Banten akan mengalokasikan Rp220 miliar secara bertahap selama tiga tahun untuk menata atau merevitalisasi Kawasan Ziarah Masjid Agung Banten Lama di Desa Banten, Kasemen, Kota Serang.

Andika Hazrumy selaku Ketua Tim Revitalisasi Banten Lama di Serang, mengatakan penganggaran akan dilakukan mulai pada Banten 2018 sebanyak Rp100 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, Pemprov Banten optimistis keinginan warga Banten untuk memiliki sejarah dan religi berkelas internasional dapat segera terwujud.

”Nah, kami meminta semua pihak termasuk pers untuk mengawal pekerjaan ini agar bisa sesuai dengan perencanaan dan kita semua,”kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat menghadiri acara peringatan tingkat Provinsi Banten tahun 2017 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Selasa (19/12/2017)

Baca Juga:  JORR II Kunciran-Bandara Disoal, Warga Tuntut Kejelasan Ganti Rugi

Ia mengatakan, sebelumnya selaku ”leading sector” revitalisasi Banten Lama mengajukan anggaran sebesar Rp280 miliar. Setelah dilakukan penghitungan kembali, Pemprov Banten menyepakati kebutuhan anggaran untuk kepentingan revitalisasi Banten Lama maksimal Rp220 miliar.

Menurut Andika, Pemprov Banten akan mengambil alih pekerjaan pembangunan revitalisasi Banten Lama yang sebelumnya menjadi kewenangan Pemkot Serang. Hal itu dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian dan Kebudayaan selaku pihak yang berwenang terkait dengan revitalisasi cagar budaya.

Andika mengatakan, saat ini pekerjaan revitalisasi Banten Lama sedang dalam tahap membuat desain yang ditargetkan akan selesai pada akhir Desember ini. Setelah pembuatan desain tersebut selesai, pihaknya akan melakukan pekerjaan inti berupa penataan dan pembangunan kaitannya revitalisasi di sekitar kawasan Banten Lama.

”Sekarang ini kan kalau fasilitas penunjang seperti jalan akses masuk sudah selesai betonisasinya. Silahkan diukur ketebalannya, kalau tidak sesuai laporkan,”katanya.

Baca Juga:  Emak-Emak Korban JORR II ke Wali Kota Tangerang: Kami Rakyat Kecil Pak, Tolong!

Selanjutnya Andika mengatakan, pekerjaan revitalisasi yang akan segera dimulai pasca pembuatan desain selesai adalah relokasi permukiman warga dan PKL dari kawasan inti cagar budaya yang meliputi tujuh kawasan, ke lokasi yang sudah disiapkan Pemkot Serang. Andika mengakui ada sedikit masalah dalam hal relokasi tersebut, mengingat lokasi baru yang disediakan Pemkot Serang untuk tempat baru pemukiman warga dan PKL itu relative jauh dari kawasan inti cagar budaya Banten Lama, yakni Masjid Banten Lama dan Keraton Surosowan.

”Tapi itu memang konsekuensinya agar revitalisasi ini bisa dilakukan secara komprehensif sehingga semua kawasan inti cagar budaya yang ada di sana semuanya bisa terintegrasi menjadi satu kawasan Banten Lama,” kata Andika