Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Angota DPRD Kabupaten Tangerang Sesalkan Dinas Pendidikan Tanpa Lakukan Pengawasan Siswa Merokok

Angota DPRD Kabupaten Tangerang Sesalkan Dinas Pendidikan Tanpa Lakukan Pengawasan Siswa Merokok

610
Angota DPRD Kabupaten Tangerang Sesalkan Dinas Pendidikan Tanpa Lakukan Pengawasan Siswa Merokok
Pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Kabupaten Tangerang ini tidak mencerminkan sebagai pelajar. Disaat jam sekolah, mereka secara berkelompok bolos sekolah dan memilih nongkrong di Mardi Grass, Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang. Selasa (12/12/2017).

TANGERANG, Pelitabanten.com – DPRD Kabupaten Tangerang, Banten menyesalkan sikap aparat Dinas Pendidikan (Disdik) tanpa melakukan pengawasan terhadap siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Mardi Grass, Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang.

“Pimpinan sekolah juga harus berperan mengawasi anak didik, jangan hanya tinggal diam dan pasif,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi di Tangerang, Sabtu.

Supriyadi mengatakan kegiatan siswa merokok di pusat perbelanjaan itu sering dilihat publik tapi tidak ada pengawasan dari instansi terkait. Masalah tersebut sehubungan sejumlah siswa hampir setiap hari merokok usai pulang sekolah di pusat perbelanjaan di Panongan. Bahkan mereka dengan sengaja mengenakan pakai seragam dan diketahui banyak orang tanpa merasa malu merokok di areal publik. Para siswa itu merokok di sebuah kafe di kawasan Mardi Grass, Kecamatan Panongan, kadang mereka bergerombolan tanpa ada pengawasan.

Dia mengatakan telah mengamati cukup lama tindakan para siswa tersebut, ini tentu perlu ada sikap dari kepala sekolah atau Disdik untuk menindak. Menurut dia, selain Disdik, diharapkan aparat lain seperti Satpol PP setempat juga dapat bertindak agar siswa tidak merokok di kafe pusat perbelanjaan.

“Bila tindakan itu dibiarkan, maka pintu terbuka lebar untuk mereka mengunakan narkoba dengan cara mencoba terlebih dahulu,” katanya.

Demikian pula aparat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat juga dapat turun langsung memantau penjualan rokok di kalangan pelajar. Pihaknya berharap agar Satpol PP dan Instansi penegak hukum lainnya melakukan penertiban terhadap siswa yang merokok di areal publik tersebut.

“Pada hakekatnya, pengawasan oleh sekolah sangat penting dan memberikan sanksi kepada siswa yang kedapatan merokok,” katanya