Beranda Bisnis Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, KPPU dan Satgas Pangan Blusukan ke...

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, KPPU dan Satgas Pangan Blusukan ke RPH Karawaci dan Semanan

573
Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, KPPU dan Satgas Pangan Blusukan ke RPH Karawaci dan Semanan

TANGERANG, Pelitabanten.com – Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Satgas Pangan memantau harga dan pasokan daging sapi dengan inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi Rumah Potong Hewan (RPH), yakni RPH Karawaci dan RPH Semanan Jakarta, guna memastikan ketersediaan komoditas daging. Selasa (12/12/2017)

Hal itu, sebagai tindak lanjuti hasil rapat koordinasi antara Kapolri, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bulog dan BPOM mengenai stabilitas harga dan pasokan bahan pangan strategis jelang Natal dan Tahun Baru pada, Selasa, 12 Desember 2017.

KPPU beserta Tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi rumah potong hewan di Karawaci Tangerang dan Semanan Jakarta Barat, Selasa malam) dilakukan Pada jam 22.00 untuk RPH Karawaci dan 23.30 untuk RPH Semanan.

Kunjungan dipimpin oleh Ketua KPPU Syarkawi Rauf dan Komisioner KPPU Kamser Lumbanradja ini dimaksudkan untuk melihat kondisi riil di lapangan bagaimana ketersediaan dan harga daging sapi.

KPPU ingin memastikan agar tidak terjadi gangguan distribusi bahan pangan strategis khususnya Daging Sapi menjelang Natal dan Tahun Baru yang disebabkan tindakan anti-persaingan dalam bentuk praktik monopoli maupun kartel bahan pangan,” terang Syarkawi. Selasa (12/12/2017)

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, KPPU dan Satgas Pangan Blusukan ke RPH Karawaci dan Semanan

Saat ini, berdasarkan data Kementerian Pertanian ketersediaan daging sapi sekitar 70.662 ton untuk bulan Desember 2017. Sementara konsumsi hanya sekitar 50.479 ton sehingga mengalami surplus sekitar 20.183 ton. Hal ini ditambah lagi realisasi impor pada bulan Desember 2017 yang diperkirakan sekitar 16.000 ton, yaitu 10.000 ton daging sapi dan 6.000 ton daging kerbau. Data-data tersebut menunjukkan pasokan daging sapi cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan menjelang natal dan Tahun Baru 2018.

Berdasarkan hasil pantuan di dua rumah potong hewan yang dikunjungi, diketahui persediaan daging sapi sangat mencukupi sampai dengan akhir tahun ini dan harga cenderung stabil bahkan turun Rp1.000/ kg dari harga Rp42.500 menjadi Rp 41.500/kg untuk sapi hidup dibandingkan dengan harga Oktober 2017.

“Dalam kondisi pasokan cukup seperti ini, kita harap tidak ada lagi oknum pelaku usaha yang coba-coba memainkan harga untuk mendapatkan keuntungan yang eksesif” tegas Syarkawi.

Sebelumnya, Syarkawi mengatakan KPPU sejak sebulan lalu telah melakukan beberapa langakah antisipatif antara lain memetakan pola produksi dan distribusi komoditas pangan strategis yang terdiri dari 11 Komoditas, yaitu beras, minyak goreng, gula pasir putih, bawang merah, bawang putih, kedelai, jagung, daging sapi, cabai rawit merah, terigu, dan ayam potong.

Selain itu, KPPU juga memetakan potensi terjadinya pelanggaran dalam rantai distribusi, yaitu potensi penimbunan dan potensi terjadinya praktek monopoli serta kartel (persekongkolan untuk mengatur harga serta pasokan ke pasar), dan memetakan pelaku usaha utama di setiap komoditas pangan strategis.

KPPU berharap jelang Natal dan Tahun Baru ini, harga tetap stabil seperti saat Ramadhan dan Idulfitri yang lalu. “Kita mengajak pelaku usaha di bidang pangan ini terlibat secara aktif bekerja sama untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan strategis untuk kepentingan masyarakat,” tutup Syarkawi