Beranda Pendidikan Rafe’i Ali Institute Gelar Workshop Jurnalistik di Aliyah Al Ihya Kadu Ronyok

Rafe’i Ali Institute Gelar Workshop Jurnalistik di Aliyah Al Ihya Kadu Ronyok

432
BAGIKAN
Rafe'i Ali Institute Gelar Workshop Jurnalistik di Aliyah Al Ihya Kadu Ronyok

PANDEGLANG, Pelitabanten.com – Rafe’i Ali Institue (RAI) Kembali menggelar Safari Literasi, Rabu (22/11/2017). Kali ini, tempat yang dikunjungi adalah MA Al- Ihya Kadu Ronyok, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang. Pada kegiatan yang juga bekerja sama dengan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, RAI mengisi kegiatan tersebut dengan mengadakan workshop jurnalistik dan Launching buku siswa MA Al-Ihya yang diterbitkan oleh lembaga penerbitan sekolah tersebut yakni Penerbit Malika.Pada kegiatan yang dihadiri oleh 150-an peserta dari MA Al Ihya, MTs Al Ihya dan SMK Al Ihya tersebut, Ahmad Bachtiar Faqihuddin, Oki Faturrochman, dan Hilman Sutedja menjadi pemateri.

Menurut Mustagfirin, dengan adanya workshop jurnalistik tersebut, diharapkan siswa bertambah pengetahuannya dalam bidang jurnalistik sehingga membuat mereka tambah bersemangat dan mau menjalankan tugasnya sebagai pengisi lembaga pers sekolah. “Jadi jangan sampai setelah kegiatan workshop ini siswa justru malah melempem. Itu jangan sampai terjadi,” ungkapnya.

Atih Ardiansyah mendukung langkah Kepala Sekolah, Mustagfirin. Setelah workshop tersebut, pihak RAI dan Al Ihya akan membuat MoU pelatihan jurnalistik berkala.

“Pelatihan bersifat intensif, bisa dilakukan di Al Ihya bisa pula di RAI, kampung Jaha Masjid Desa Sukamaju.” Ujar Atih.

Mustagfirin juga menekankan kepada siswanya untuk terus menggali apa saja yang ingin mereka ungkapkan dalam sebuah tulisan. Tidak lupa pula, Mustagfirin mengatakan kepada siswanya agar terus membaca sehingga pengetahuan mereka pun semakin bertambah.

Siswa kelas XII MA Al-Ihya, Dede Fahrurozi, mengatakan bahwa workshop tersebut adalah sesuatu yang baru bagi dirinya. “Awalnya saya tidak tahu bahwa sejarah pers dan jurnalistik itu seperti apa, jadi sekarang yang jadi tahu soal pers lebih luas yang sebelumnya saya tidak tahu sama sekali,” katanya.

Pada akhir kegiatan, siswa peserta Safari Literasi juga melakukan nonton bareng film edukatif yang diputar oleh Mobil Multimedia Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten. (Hilman)

BAGIKAN