Beranda Bisnis Perumahan Citra Raya Maja Hadirkan Konsep Kota Terpadu berbasiskan TOD

Perumahan Citra Raya Maja Hadirkan Konsep Kota Terpadu berbasiskan TOD

540
BAGIKAN
Perumahan Citra Raya Maja Hadirkan Konsep Kota Terpadu berbasiskan TOD

LEBAK, Pelitabanten.com – Sebanyak 10.200 unit rumah kawasan permukiman Citra Maja Raya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sudah terjual dan sebagian besar konsumen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami membangun perumahan Cipta Raya Maja untuk mewujudkan program pembangunan sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah sebagai program nasional,” kata Direktur PT Ciputra Residence Mary Octo Sihombing saat jumpa pers di Kecamatan Maja Kabupaten Lebak. Sabtu (18/11/2017)

Kawasan perumahan Citra Raya Maja sesuai master plan-nya dikembangkan dengan konsep Kota Terpadu berbasiskan TOD (Transit Oriented Development) dan stasiun kereta api Maja sebagai simpul transportase.

Pengembangan perumahaan Citra Raya Maja merupakan 10 kota baru publik di Indonesia yang dicanangkan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Karena itu, dalam RPJMN dikebut pembangunan akses infrastuktur jalan, transportase, ketersediaan tenaga listrik, dan utilitas kotanya.

Citra Raya Maja bagian dari proyek terbesar PT Ciputra Group di Kota Baru Maja yang diresmikan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan.

Perumahaan Citra Raya Maja sedang membangun sebanyak 10.000 unit rumah, termasuk 8.000 unit rumah MBR.

Selain itu juga Citra Raya Maja akan segera membangun 1.000 unit rumah MBR subsidi dengan fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP).

Harga perumahaan MBR relatif murah dan terjangkau bagi warga berpenghasilan di atas Rp3 juta per bulan dengan harga Rp157 juta per unit.

Pembangunan perumahan 2017 Citra Raya Maja tahun 2017 sudah membangun sebanyak 4.000 unit rumah.

“Kami mengapresiasi pemasaran perumahan Citra Raya Maja sudah laku terjual sebanyak 12.200 unit rumah,” katanya.

Ia mengatakan, proyek Citra Raya Maja merupakan proyek joint operation antara PT Ciputra Residence, PT Hanson Intenasional Tbk, dan PT Putra Asih Laksana yang dimulai pembangunan tahun 2015.

Progres pembangunan Citra Raya Maja bukan hanya mengembangkan kawasan perumahaan skala kota, melainkan sebagai Kota Baru Terpadu dan akan dilengkapi fasilitas untuk kebutuhan penghuni dan masyarakat sekitarnya.

Perencanaan pembangunan itu nantinya akan dilengkapi fasilitas komersial Eco Plaza, Pendidikan, Kesehatan, Sport Club, Water Park, Pasar Modern, Shuttle Bus, Sub Terminal, Eco Park berupa ruang terbuka hijau dan fasilitas sosial dan umum.

Bahkan, rumah yang dikembangkan Citra Raya Maja mendapat pengakuan di bidang pembangunan berwawasan lingkungan dengan memperoleh sertifikasi EDGE (Excelent Design For Great Efficiency).

Penghargaan sertifikasi EDGE diberikan kepada rancangan rumah yang memiliki penghematan energi dalam berbagai aspek guna wujud komitmen korporasi dalam memberikan produk berkualitas kepada konsumen sejalan dengan program Ecoculture.

Ecoculture adalah konsep pendekatan pengembangan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan yang secara khusus dikembangkan oleh PT Ciputra Residence.

“Kami yakin Kota Baru Maja dipastikan akan memberikan perubahan yang signifikan dengan dukungan infrastuktur yang baik maka Maja akan menjadi destinasi pertumbuhan ekonomi baru di Lebak,” ujarnya menjelaskan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kawasan perumahan Citra Raya Maja diintegrasikan melalui Stasiun Maja dengan beroperasi angkutan Commuter Line Maja-Tanahabang.

“Kami berharap Kota Baru Terpadu Maja bisa menampung warga Jakarta dengan menggunakan pelayanan transportase Comuter Line,” katanya.

BAGIKAN