Beranda Peristiwa Kota Serang Setelah Berseteru di Kota Serang, Kini Ojek Online dan Pangkalan Buat...

Setelah Berseteru di Kota Serang, Kini Ojek Online dan Pangkalan Buat Kesepakatan

Setelah Berseteru di Kota Serang, Kini Ojek Online dan Pangkalan Buat Kesepakatan

SERANG, Pelitabanten.com – Setelah adanya demonstrasi besar-besaran terkait penolakan ojek beroperasi di Kota Serang yang dilakukan oleh ojek pangkalan (opang) beberapa hari lalu. Kini, Pemerintah Kota Serang bersama kepolisian, dan ojek online duduk bersama membuat 11 poin kesepakatan, yang ditandatangi oleh kedua belah pihak untuk menghindari dan perselisihan mencari penumpang.

Kesepakatan ini dibuat berdasarkan musyawarah di Aula Sekda Kota Serang, Banten, Rabu (15/11/2017) sore. Musyawarah itu dihadiri oleh Asda 1 Nanang Saefuddin, Kapolres Serang Kota AKBP Komaruddin, Kota Serang, perwakilan opang dan operator ojek online.

Berikut 11 poin kesepakatan antara dan ojek di Kota Serang:

1. Adanya stiker ojek pada badan kendaraan sepeda motor.

2. Kendaraan yang digunakan oleh mitra ojek dan harus berpelat A.

Baca Juga:  Bupati Tangerang Lantik Direktur Umum Perumdam TKR

3. Wilayah operasi mitra ojek hanya berada di wilayah Kota Serang.

4. Mitra ojek tidak diperbolehkan mengambil penumpang tanpa melalui aplikasi pemesanan.

5. Mitra ojek tidak diperbolehkan mengambil penumpang di tempat yang terdapat pangkalan ojek kecuali mengantarkan penumpang dan pesanan.

6. Mitra ojek oriline dan hanya boleh berkumpul di lokasi yang telah ditentukan dan tidak boleh berkumpul di badan jalan karena akan menimbulkan kemacetan.

7. harus membuat organisasi atau paguyuban yang berbadan hukum.

8. Perwakilan ojek anline dan perwakilan menjaga anggotanya untuk terciptanya kondusifitas di Kota Serang.

9 Penyalahgunaan terhadap penggunaan alat telekomunikasi akan ditindak tegas.

10. Unsur ajek dan unsur wajib mensosialisasikan segala yang tertuang di dalam Berita Acura Kesepakatan ini.

11. Apabila teriadi perselisihan antara mitra ojek dengan ajek pangkalan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.