Beranda Travel Kuliner Ralali Gandeng Cotive Working Space Gelar Workshop Coffee Journey

Ralali Gandeng Cotive Working Space Gelar Workshop Coffee Journey

367
BAGIKAN
Ralali Gandeng Cotive Working Space Gelar Workshop Coffee Journey
Ralali.com bekerja sama dengan Cotive Working Space & Coffee mengadakan pelatihan bagi mereka yang menggeluti bisnis coffee shop. Sabtu, 21 Oktober 2017.

TANGERANG, Pelitabanten.com – Coffee shop sudah menjadi tren bisnis di berbagai daerah di Indonesia, terutama di kota-kota Metropolitan. Pengelola coffee shop harus semakin inovatif dalam mengemas kopi dengan berbagai strategi sehingga dapat menjadi pilihan masyarakat.

Sabtu, 21 Oktober 2017, Ralali.com bekerja sama dengan Cotive Working Space & Coffee mengadakan pelatihan bagi mereka yang menggeluti bisnis coffee shop. Workshop yang bertajuk “Coffee Journey” ini diisi dengan materi kolaborasi dari Bryan Pringgoadimulyo (Key Account Manager PT Toffin Indonesia), Fedrick Leono (Co-Owner Cotive Working Space& Coffee), dan Alexander Lukman (COO Ralali.com). Antusiasme yang tinggi terlihat dari puluhan peserta workshop yang tertarik untuk mengembangkan bisnis coffee shop tanah air.

Workshop yang digelar di Cotive Working Space & Coffee ini bertujuan agar mereka yang tertarik dengan bisnis coffee shop mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru sehingga memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan bisnisnya.

“Teknologi berkembang, industri berkembang, masyarakat juga berkembang. Dalam hal ini, coffee shop lokal harus ikut berinovasi sehingga dapat menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat zaman sekarang dan tidak kalah saing dengan coffee shop dari negeri orang,” ungkap Fedrick Leono dfalam press realese yang diterima redaksi pelitabanten.com pada hari Senin (23/10/2017)

Fedrick Leono memutuskan untuk menyatukan bisnis coffee shop dengan konsep working space karena melihat adanya kebiasaan untuk bekerja sembari menikmati secangkir kopi.

Tak terbatas pada konsep bisnis dan pemilihan tempat, kunci keberhasilan coffee shop juga terletak pada kualitas kopi yang disajikan. Sebagai bagian hidup dari masyarakat, kopi harus mendapatkan perlakuan yang tepat mulai dari biji kopi hingga nantinya dihidangkan dalam gelas saji.

“Meramu kopi itu bagai menjaga sebuah hubungan, harus penuh perhatian dan perasaan sehingga hasilnya dapat memuaskan semua pihak,” kelakar Bryan Pringgoadimulyo. Pada workshop ini peserta juga mempelajari teknik manual brewing yang tepat dari Bryan dengan menggunakan resep World Brewers Cup 2016.

Workshop ini merupakan seri kedua dari serangkaian acara yang dilaksanakan Ralali.com untuk memperkaya pengetahuan para pebisnis kopi. Jika pada workshop sebelumnya telah sukses dilaksanakan dengan membahas cupping dan roasting, kali ini ilmu yang dibagikan yakni mengenai manual brewing.Dengan mendapatkan pemahaman mengenai seluk beluk bisnis coffee shop, baik pebisnis kopi maupun pecinta kopi dapat memanfaatkan dengan baik peluang-peluang di bisnis ini.

“Melihat adanya animo masyarakat yang baik, saat ini bisnis coffee shop lokal terus berkembang pesat. Ralali.com sebagai marketplace di segmen B2B siap memfasilitasi barang-barang yang dibutuhkan untuk bisnis coffee shop,” ungkap Alexander Lukman.

Alexander juga menambahkan bahwa workshop semacam ini akan dilakukan secara berkala dengan menggandeng praktisi lain yang ahli di bidangnya. Langkah ini diambil untuk memperkaya pengetahuan dan keahlian para pebisnis kopi. Selain itu, Ralali.com juga menggandeng supplier kopi lokal dan internasional, para pemegang merek, dan distributor peralatan kopi untuk mempermudah bagi para pebisnis coffee shop di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan bisnisnya.

BAGIKAN