Beranda Peristiwa Kota Tangerang Polres Metro Tangerang Kota Tinjau Lahan Sengketa Fasos Fasum Di Cibodas

Polres Metro Tangerang Kota Tinjau Lahan Sengketa Fasos Fasum Di Cibodas

657
BAGIKAN
Polres Metro Tangerang Kota Tinjau Lahan Sengketa Fasos Fasum Di Cibodas

TANGERANG, Pelitabanten.com – Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota, AKBP SUCIPTO dan Wakasat Intelkam Polrestro Tangerang Kota. Kompol Zainal Abidin, S.Pd, didampingi Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf, S.IK, M.IK, beserta Wakapolsek AKP. Gunawan, S.Ap dan Kanit Intelkam Polsek Jatiuwung, Ipda Anton Suhartono, meninjau langsung lokasi lahan fasilitas sosial (fasos), fasilitas umum (fasum) yang akan dilakukan pengosongan oleh Pemerintah Kota Tangerang.Jum’at, (13/10/2017)

Lahan fasos fasum tersebut berlokasi di Kamlung, Mekar Sari RT.02,04 RW.06 Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang, dan di lahan tersebut terdapat posko ormas BPPKB wilayah Kecamatan Cibodas yang diketuai oleh Usman.

Di lokasi lahan fasos fasum tersebut juga sudah berkumpul massa ormas BPPKB sebnyak kurang lebih 40 orang, pimpinan Usman Cs, sedang berjaga-jaga.

Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota yang didampingi Kapolsek Jatiuwung, kemudian melakukan pertemuan dengan ormas BPPKB yang menjadi perwakilan dari warga para penghuni lahan.

Pihak warga yang diwakili oleh Usman dari BPPKB dan Umar Hasan dari LBH BPPKB mengutarakan permasalahan dan sikapnya.

“Kami meminta kepada pihak pemerintah Kota Tangerang, untuk memberikan data riwayat, dokumen dan menjelaskan tentang status lahan fasos fasum ini. Apabila surat-surat dan perizinan yang dimiliki itu sesuai dengan fakta, kami pun bersama warga penghuni akan menerima secara legowo, untuk mengikuti segala apapun kebijakan yang dilakukan oleh pihak pemerintah kota Tangerang, dan kami pun meminta uang ganti rugi/kerohiman yang layak untuk warga penghuni lahan fasos fasum ini.”

AKBP Sucipto (Kabag Ops) dan KOMPOL. Eliantoro Jalmaf, S.IK, M.IK (Kapolsek Jatiuwung) menyampaikan beberapa hal kepada warga, yang intinya antara lain:

“Kami pihak kepolisian sebagai langkah awal, meminta data dan dokumen yang di miliki oleh pihak BPPKB, terkait persoalan di lahan fasos fasum ini, dan kemudian dari hasil pengecekan ini kami akan melaporkan ke Walikota Tangerang, untuk langkah lebih lanjut.”

“Kami datang ke lokasi ini adalah untuk mengetahui kondisi dan situasi yang terjadi di lapangan.”

“Kami dari pihak kepolisian tidak ada kepentingan apapun, terkait permasalahan di lahan fasos fasum ini.”

Selama pertemuan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif tidak ada gejolak dari warga maupun ormas BPPKB, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar.

BAGIKAN