Beranda Peristiwa Kabupaten Lebak Taman Suku Baduy Dialihkan Jadi Bangunan Kios, Bupati Lebak Marah

Taman Suku Baduy Dialihkan Jadi Bangunan Kios, Bupati Lebak Marah

1668
BAGIKAN

LEBAK, Pelitabanten.com – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya geram dan langsung mengeluarkan kemarahannya tatkala melihat taman Suku Baduy dirusak dan dibangun sebuah kios di Kampung Ciboleger, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Jumat (13/10/2017)

Kekesalan Bupati Lebak tersebut ditujukan kepada Kepala Desa Bojong Menteng Yamin dan Camat Leuwidamar Endi Suhendi yang dinilai tidak becus bekerja karena telah membiarkan warganya melakukan pengrusakan tembok taman Baduy.

Selain memarahi Kades dan camat, Bupati juga memanggil tukang bangunan dan meminta untuk segera membongkar bangunan tersebut karena sudah melakukan pengrusakan pada taman yang sudah dibangun pakai uang rakyat.

Taman Baduy tersebut merupakan taman yang dibangun Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mempercantik dan memperindah akses jalan menuju kawasan Suku Baduy. Namun malah dibongkar untuk perluasan bangunan rumah dan kios  milik Agus yang merupakan warga setempat.

Bupati meluapkan emosinya di sela acara penyambutan kedatangan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

“Jika kades model begini sebaiknya diturunkan dari jabatannya. Saya yang melantik, dana saya akan mencopotnya jika memang tidak bisa mengurusin begini, taman dibangun untuk kemajuan warga bukan untuk saya,” katanya.

Lebih lanjut Bupati menegaskan, dirinya marah-marah karena melihat fasilitas umum yang dibangun pakai uang pajak dari masyarakat dibongkar begitu saja.

“Gampang menjaga dan memelihara, ya bersihkan rumput-rumputnya. Ini malahan di rusak, ini dibangun untuk kemajuan masyarakat Baduy, sekarang sudah bagus boro-boro ikut memelihara yang ada di bongkar ya saya ngamuk-ngamuk, bangunan harus dibongkar, dan diratakan jika ada hal tak sesuai di sini lapor ke saya, jika kades, camat tamu mau turun lapor ke-saya, boro-boro mau gotong-royong ada pengrusakan malahan didiamkan saja,” katanya.

Menurut Bupati, dirinya bersikap tegas karena ingin melihat warga maju.

“Tentunya masih banyak kekurangan maka dari itu mari sama-sama memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara kalau Lebak mau maju. Mari kita jaga apa sudah dibangun, insyaallah kalau dibangun kebersamaa akan kondusif,” katanya.

Kemarahan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya terekam dalam rekaman video cellular yang telah menjadi viral di masyarakat Lebak

BAGIKAN