Beranda Bisnis Temu Bisnis, Alibaba.com Dibanjiri Penawaran

Temu Bisnis, Alibaba.com Dibanjiri Penawaran

Temu Bisnis, Alibaba.com Dibanjiri Penawaran
(dok. ist)

TANGERANG, Pelitabanten.com – Kalangan pebisnis menawarkan beragam potensi yang dapat dikembangkan dan kerja sama kepada Alibaba.com dalam ajang Trade Expo Indonesia ke-32 bertempat di ICE (Indonesia Convention Exhibition), Kota Tangerang Selatan, Banten.

Salah satunya, Asosiasi Peternak dan Pedagang Sarang Walet Indonesia (APPSWI) menawarkan potensi yang dapat dikembangkan bersama dan pebisnis lainnya dari Rarali.com.

Chief Operating Officer (COO) Ralali.com, Alexander Lukman menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama bisnis dengan Alibaba.com. “Terutama untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia,” katanya di ICE-BSD, Rabu (11/10/2017).

Bagi beberapa pebisnis temu bisnis dengan Alibaba.com merupakan pertama kalinya diharapkan semakin banyaknya variasi produk global untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil dan menengah yang selama ini digarap perusahaan.

Alexander mengatakan, Ralali.com hadir sebagai distributor untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia. Misalnya peralatan untuk bengkel mobil, aksesoris hape, dan produk lainnya.

Baca Juga:  Dialog Publik ICMI Ungkap Terjadi Degradasi Politik di Banten

Pihak Alibaba.com juga dimungkinkan apabila ingin mendapatkan seperti sarang walet, tekstil, mebel Jepara, dan lainnya melalui Ralali.com.

Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI di Beijing Dandi S Iswara menambahkan, kegiatan temu bisnis ini tidak hanya sebatas perkenalan, tetapi juga dalam rangka meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

“Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pengusaha dari segi bidangnya potensial untuk dikerjasamakan secara bisnis dengan Alibaba.com, laman perdagangan elektronik global Tiongkok,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Asosiasi Peternak dan Pedagang Sarang Walet Indonesia (APPSWI) Boedi Mranata mengatakan, potensi ekspor sarang burung walet dalam dua tahun terakhir terus mengalami kenaikan mencapai 700 ton, Indonesia selama ini menjadi pemasok utama ke Tiongkok.