Beranda Budaya Pertemuan Penyair Nusantara X Bakal Ukir Sejarah Fenomenal di Banten

Pertemuan Penyair Nusantara X Bakal Ukir Sejarah Fenomenal di Banten

660
BAGIKAN
Panggung Persaudaraan Penyair Banten-Lampung Berlanjut 2018 di Banten
Ketua Dewan Kesenian Banten, Chavchay Syaifullah

SERANG, Pelitabanten.com – Di pertengahan bulan Desember 2017 nanti, akan ada momentum bersejarah dan fenomenal yang terjadi di Provinsi Banten. Peristiwa tersebut akan selalu dikenang dan terukir dalam ingatan para penyair dari sejumlah negara, di antaranya: Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.

Pasalnya, pada tanggal 15-17 Desember 2017 nanti, akan ada Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X yang datang dari berbagai negara, kerjasama budaya negara-negara Asia Tenggara. PPN X akan digelar di Taman Budaya Banten, Kota Serang.

Panitia PPN X mengutarakan rasa bangganya Provinsi Banten diberi kesempatan menjadi tuan rumah. Ia juga mengucapkan syukur bahwa rekan-rekan penyair se-Nusantara menyambut baik rencana acara PPN X, sebagian mereka bahkan berharap segera dikirimkan undangan kepesertaan.

“Sejak awal PPN, acara yang penting dan fenomenal sebagai wujud nyata   kerjasama budaya negara-negara Asia Tenggara ini, dijalani dengan semangat kemandirian, termasuk dalam soal pendanaan. Karena itu tidak mengherankan jika dalam beberapa kali PPN selalu terjadi kondisi-kondisi kekurangan dana. Namun tidak dipungkiri bahwa spirit persatuan penyair-penyair Asia Tenggara justru semakin menyala-nyala,” ungkap Penanggungjawab PPN X, yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Banten (DKB), Chavchay Syaifullah. Selasa (10/10/2017)

Menurutnya, DKB telah berupaya untuk memasukan anggaran PPN X dalam sistem keuangan daerah Banten, namun gagal karena anggaran acara PPN X di Banten telah dicoret pihak berwenang. Namun demikian, kata Chavchay, semangat DKB justru semakin menyala-nyala untuk menyelengarakan PPN X ini.

“Dewan Kesenian Banten masih terus berupaya mencarikan dana untuk kegiatan yang penting ini, agar kerja kepanitiaan bisa berjalan sesuai rencana,” paparnya.

Adapun persyaratan bagi yang ingin mengikuti acara tersebut, yaitu:

PESERTA PPN X
– Panitia PPN X menetapkan bahwa kepesertaan PPN X tidak lagi menggunakan sistem undangan kepesertaan yang diberikan kepada orang-orang tertentu yang memiliki hubungan kedekatan dengan panitia. Panitia PPN X menilai bahwa akses kepesertaan harus diberikan kepada seluruh penyair senusantara yang berniat hadir dalam PPN X agar tercipta rasa keadilan.

– Panitia PPN X menerapkan sistem seleksi karya. Peserta PPN X adalah mereka yang telah menjalani proses seleksi karya dan dinyatakan lolos seleksi oleh pihak Kurator PPN X. Pendaftaran bersifat terbuka bagi seluruh penyair di 5 negara yang tergabung dalam PPN X.

– Penerimaan karya untuk diseleksi Kurator PPN X berlangsung hingga 25 Oktober dan akan diumumkan hasil seleksinya pada awal November.

– Peserta PPN X terbagi ke dalam 3 kelompok: 1) Peserta Luar Negeri 2) Peserta Luar Banten, 3) Peserta Banten.

– Peserta Luar Negeri (Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam) masing-masing negara diberikan kuota 5 penyair, jadi total Peserta Luar Negeri adalah 20 penyair.

– Peserta Luar Banten adalah peserta dari berbagai daerah meliputi seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Banten. Jumlah kuota Peserta Luar Banten adalah 30 orang.

– Peserta Banten adalah para penyair yang berdomisili di Banten. Jumlah penyair dari kelompok Peserta Banten tidak dibatasi jumlahnya, namun dibatasi oleh uji seleksi karya. Mereka yang karyanya dinyatakan lolos seleksi oleh Kurator PPN X bisa menjadi Peserta Banten dalam PPN X.

SELEKSI KARYA
– Para calon peserta harap mengirimkan karya satu puisi terbaiknya untuk dikurasi. Tidak boleh lebih dari satu. Panjang puisi tidak dibatasi. Puisi boleh yang sudah terpublikasi di media massa atau media sosial, namun belum terpublikasi di buku kumpulan puisi manapun. Puisi harus yang bersesuaian dengan tema. Tema puisi adalah tema yang telah ditetapkan oleh Panitia PPN X, yaitu “PUISI UNTUK PERDAMAIAN DUNIA”.

– Para calon peserta juga diharapkan mengirimkan biografi singkatnya yang ditulis dalam satu paragraf.

– Calon peserta dari Singapura harap mengirimkan puisinya ke email: djamaltukimin@gmail.com dan djamaltukimin@msn.com

– Calon peserta dari Malaysia harap mengirimkan puisinya ke email: saleeh334@gmail.com

– Calon peserta dari Brunei Darussalam harap mengirim puisinya ke email: zefriariff@hotmail.com

– Calon peserta dari Thailand harap mengirimkan puisinya ke email: nikrakib@gmail.com

– Calon peserta dari Luar Banten harap mengirimkan puisinya ke email: ahmadun.yh@gmail.com

– Calon peserta dari Banten harap mengirimkan puisinya ke email: ppnxbanten@gmail.com

– Calon peserta yang dinyatakan lolos seleksi karya, otomatis menjadi Peserta PPN X.

– Seluruh puisi Peserta PPN X akan dibukukan oleh Dewan Kesenian Banten.

FASILITAS PESERTA 

– Panitia PPN X tidak menyediakan fasilitas tiket kedatangan dan kepergian kepada seluruh Peserta PPN X.

– Peserta Luar Negeri akan mendapatkan fasilitas: penginapan di hotel, makan dan minum, transportasi lokal ke tempat acara, sertifikat, dan buku antologi puisi.

– Peserta Luar Banten akan mendapatkan fasilitas: penginapan di hotel, makan dan minum, transportasi lokal ke tempat acara, sertifikat, dan buku antologi puisi.

– Peserta Banten akan mendapatkan fasilitas: makan dan minum, transportasi lokal ke tempat acara, sertifikat, dan buku antologi puisi.

– Peserta Banten bisa menginap di rumah masing-masing atau di Sekretariat DKB atau di homestay yang telah disediakan Panitia PPN X. Dalam kondisi keuangan penyewaan hotel yang terbatas, Peserta Banten diharapkan bisa lebih mendahulukan pelayanan tamu. Seperti Hadits Nabi yang berbunyi: “Barang siapa yang memercayai Allah dan Hari Akhir maka hormatilah tamunya.”

PENINJAU
– Panitia PPN X membuka pintu bagi kehadiran para peninjau PPN X dari kalangan sastrawan, seniman, budayawan, akademisi, aktivis, dan turis.

– Calon peserta yang karyanya tidak lolos seleksi bisa mengajukan diri sebagai Peninjau PPN X.

– Ketentuan untuk Peninjau dari luar negeri dan luar Banten akan diatur kemudian.

BAGIKAN