Beranda Peristiwa Kabupaten Lebak Iti Octavia Ajak Masyarakat Lebak Lestarikan Budaya Gotong Royong

Iti Octavia Ajak Masyarakat Lebak Lestarikan Budaya Gotong Royong

694
Iti Octavia Ajak Masyarakat Lebak Lestarikan Budaya Gotong Royong
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati Ade Sumardi menghadiri acara Gebyar Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-14 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Lebak di Stadion Ona Rangkasbitung. Rabu (27/9/2017)

LEBAK, Pelitabanten.com – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati Ade Sumardi turut serta menghadiri acara Gebyar Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-14 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Lebak di Stadion Ona Rangkasbitung. Rabu (27/9/2017)

Dalam sambutannya Iti Octavia mengajak masyarakat agar membudayakan gotong royong untuk menjalin rasa kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan. Selain itu, budaya gotong royong akan melahirkan sikap tolong menolong, dan menjaga kebersamaan untuk menjaga lingkungan agar selalu bersih

“Budaya gotong royong itu harus dilestarikan. Kami tidak henti-hentinya mengajak masyarakat agar membudayakan gotong royong karena manfaatnya cukup besar bagi kelangsungan hidup manusia ” kata Bupati Lebak Iti Octavia di Rangkasbitung. Rabu (27/9/2017)

Menurutnya, selama ini tingkat kesadaran masyarakat melakukan gotong royong di lingkungannya belum optimal. Ia juga mengajak minimal satu pekan bisa melaksanakan gotong royong lingkungan satu kali. Apalagi, saat ini mulai memasuki musim hujan sehingga perlu membersihkan drainase untuk mengantisipasi banjir juga nyamuk DBD. Bahkan, beberapa permukiman banyak drainase baik disisi kiri dan sisi kanan sangat buruk selain dipenuhi oleh sampah, juga ditumbuhi tanaman gulma sehingga terjadi penyumbatan.

“Kami yakin gotong royong dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Dalam acara tersebut juga dilakukan peresmian pembangunan sarana dan prasarana desa mekanisme swakelola pola padat karya, peresmian bank sampah desa, launching website sistem informasi manajemen pemerintahan desa dan pemberlakukan siskeudes berbasis aplikasi.