Beranda Budaya Adat Rembug Rakyat Desa, Jaro Ruhandi: Masyarakat Desa Harus Berdaulat Secara Ekonomi

Rembug Rakyat Desa, Jaro Ruhandi: Masyarakat Desa Harus Berdaulat Secara Ekonomi

740
Rembug Rakyat Desa, Jaro Ruhandi: Masyarakat Desa Harus Berdaulat Secara Ekonomi
Rembug Rakyat Desa, “Desa yang Berdaulat untuk Indonesia yang Berkeadilan Sosial” diselenggarakan oleh Bina Desa dan Pemerintahan Desa Warungbanten, Kabupaten Lebak-Banten, 25-30 September 2017

LEBAK, Pelitabanten.com – Momen Hari Tani Nasional (HTN) ke-57 Bina Desa bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Warungbanten, kecamatan Cibeber, kabupaten Lebak Banten menyelenggarakan kegiatan “Rembug Rakyat Desa” selama enam hari (25-30/9/2017) bertempat di Balai Adat Kaolotan Cibadak.

Kegiatan bertajuk “Desa yang Berdaulat untuk Indonesia yang Berkeadilan Sosial” ini melibatkan 60 peserta berasal dari Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah.

Upaya penguatan masyarakat untuk terwujudnya komunitas pedesaan yang kuat, yang lebih menusiawi; terpenuhi kebutuhan-kebutuhan praktis dan kepentingan-kepentingan strategisnya dicapai melalui cara-cara demokratis, berdaulat oleh rakyat sendiri yang didasari atas kesadaran transformatifnya.

Hal ini akan menjadi fondasi yang kuat guna mewujudkan masyarakat sipil (civil society) yang dalam konteks pedesaan di Indonesia oleh Bina Desa diistilahkan sebagai Komunitas (Desa) Swabina.

Menjadi narasumber dalam acara tersebut, Kepala Desa Warungbanten, Jaro Ruhandi menyampaikan pengalamannya terkait praktek demokratisasi dalam perspektif pemerintahan desa.

“Kegiatan apapun yang melibatkan desa Warungbaten seharusnya berdampak pada meningkatnya kesejahteraan warga. Masyarakat harus menjadi tokoh utama dalam setiap proses kemajuan desa,” ucapnya saat berbincang-bincang dengan Pelitabanten.com, Rabu (27/9/2017).

Rangkaian acara yang melibatkan para pegiat di bidang pertanian ini salah satunya adalah melibatkan warga desa Warungbanten dalam praktek pertanian alami dan praktek kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Rembug Rakyat Desa berbarengan dengan acara puncak dari rangkaian upacara adat Seren Taun Kaolotan Cibadak, sehingga peserta yang berasal dari 10 daerah di Indonesia ini berkesempatan menyaksikan kemeriahan warga desa Warungbanten yang merayakan adat dan tradisinya sejak ratusan tahun silam.