Distanbun Lebak Dorong OJK Bangkitkan Pendapatan Ekonomi Petani

Distanbun Lebak Dorong OJK Bangkitkan Pendapatan Ekonomi Petani
petani padi

LEBAK, Pelitabanten.com – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Provinsi mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membangkitkan pendapatan ekonomi melalui penyaluran bantuan penguatan modal.

“Kami optimistis usaha akan tumbuh dan berkembang jika petani menerima bantuan penguatan modal dari itu,” kata Kepala Distanbun Kabupaten Lebak Dede Supriatna di Lebak, Kamis (21/9/2017).

Penyaluran modal bantuan dari di Kabupaten Lebak difokuskan pangan di Desa Wanasalam Wanasalam dan jagung di Desa Bulakan Kecamatan Gunungkencana.

Saat ini, di dua desa tersebut sebagai sentra produksi dan jagung dan bisa memenuhi permintaan pasar.

Karena itu, memberikan bantuan penguatan modal agar produksi pangan meningkat sehingga menyumbangkan pendapatan ekonomi petani.

“Kami berharap penyaluran modal itu dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Menurut Dede, sebagian besar petani Kabupaten Lebak kesulitan permodalan sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Padahal, petani di sini mengembangkan usaha komoditas pertanian pangan, hortikultura dan palawija.

Baca Juga:  Meski Kasus Terus Turun, Kota Tangerang Masih Terapkan PPKM Level 4

Bahkan, produksi dari petani Lebak mampu memasok permintaan pasar lokal juga DKI Jakarta dan Bogor. Oleh karena itu, pihaknya berkeyakinan usaha petani akan tumbuh dan berkembang jika menerima bantuan penguatan modal.

“Kami berharap melalui itu dapat meningkatkan pendapatan usaha petani juga mampu berswasembada pangan,” katanya.

Ditempat terpisah, Ketua Kelompok Tani Desa Wanasalam Kabupaten Lebak H Mashud mengatakan petani di sini sangat memerlukan biaya modal usaha tani pangan.

Selama ini, petani mengalami kesulitan untuk mengakses permodalan untuk meningkatkan usaha pertanian. “Kami menyambut jika akan membantu permodalan usaha pertanian itu,” katanya.

Direktur Kantor Regional I DKI Jakarta- Duma Rianatoritas mengatakan pihaknya siap membantu menyalurkan penguatan modal bagi usaha petani Kabupaten Lebak guna meningkatkan produksi pangan juga pertumbuhan ekonomi di daerah.

Permodalan yang dibantu oleh itu terbagi dua kelompok tani yang dijadikan pilot projek yakni petani pangan di Desa Wanasalam Wanasalam dan petani jagung di Desa Bulakan Kecamatan Gunungkencana.

Baca Juga:  Siaga Banjir, Muspida Kota Tangerang Gelar Apel Gabungan

Petani di dua desa tersebut sebagai lumbung penghasil pangan dan jagung. Namun, pihaknya terus mempelajari gambaran skema pengucuran kredit petani yang lebih aman untuk usaha pertanian.

Sebab, usaha pertanian banyak resiko dilanda hama maupun cuaca, sehingga seperti apa rumusan pengucuran kredit tersebut. “Kami yakin program itu tentu dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.