Beranda Jurnalis Warga Mahasiswa FISIP UBK Bersatu Gelar Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya

Mahasiswa FISIP UBK Bersatu Gelar Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya

814
BAGIKAN
Mahasiswa FISIP UBK Bersatu Gelar Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya
Mahasiswa FISIP Universitas Bung Karno (UBK) turun ke jalan melakukan aksi kemanusiaan peduli Rohingya di Jalan Diponegoro, Megaria, Menteng, Jakarta Pusat

JAKARTA, Pelitabanten.com – Aksi kemanusiaan peduli Rohingya yang digelar mahasiswa FISIP Universitas Bung Karno (UBK) Bersatu memasuki hari kedua, Rabu (20/9/2017). Kali ini mahasiswa masih memilih tempat yang sama di Lampu Merah Megaria, Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan aksi penggalangan dana peduli Rohingya.

Untuk menyemangati aksi penggalangan dana ini, Para mahasiswa FISIP UBK melakukan orasi dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan di depan Pos Polisi Megaria, Jalan Diponegoro yang tidak jauh jaraknya dari kampus Universitas Bung Karno.

“Ya kami masih memilih tempat yang sama di lampu merah Megaria dan di depan Pos Polisi. Karena lalu lintas disini lumayan ramai,” ujar Rahmat salah satu peserta yang mengikuti Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya, Rabu (20/9/2017).

Aksi lanjutan ini tetap dilakukan para mahasiswa bertujuan untuk memaksimalkan bantuan untuk warga Rohingya yang saat ini masih dalam kondisi penindasan dan di pengungsian. Hal ini lebih mengenai kepedulian sesama manusia.

“Kami disini tergerak karena perasaan sesama manusia, saya tidak bisa membayangkan apabila itu terjadi di negeri ini,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ilwan selaku Koordinator Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya FISIP UBK Bersatu mengatakan, hasil dari pengalangan ini akan disalurkan melalui lembaga resmi di Indonesia yang mempunyai akses langsung.

“Ya kami akan menyalurkan melalui instansi/lembaga yang resmi, separti Kementrian Luar Negeri,” kata Ilwan.

Ilwan menuturkan, bahwa dirinya dan rekan-rekannya di kampus Universitas Bung Karno sangat mengecam atas penindasa yang terjadi di Myanmar terhadap warga Rohingya.

“Kami sangat mengecam atas yang dilakukan oleh rezim Myanmar yang sangat keji terhadap etnis Rohingnya,” ucap Ilwan.

Aksi penggalangan dana inipun, menurut Ilwan adalah bagian dari rangkain agenda Aksi Kemanusiaan Peduli Rohingya yang dipelopori oleh FISIP UBK Bersatu. Ilwan mengatakan, aksi ini belum berakhir sampai saat ini.

“Aksi ini akan terus berlanjut sampai dana terkumpul dan kami serahkan ke instansi terkait,” ungkapnya.

Rangkaian aksi kemanusiaan pedulu Rohingya ini, diantaranya para mahasiswa akan menggelar aksi seribu lilin sebagai ungkapan solidaritasnya mereka terhadap penderitaan warga Rohingya.

“Aksi seribu lilin akan kami adakan di halaman parkir kampus Universitas Bung Karno di Pegangsaan Timur dekat stasiun Cikini,” kata penggagas FISIP UBK Bersatu, Akbar Boamona

BAGIKAN