Beranda Budaya Adat Hormati Hukum Bukti Kecintaan Warga Baduy Terhadap NKRI

Hormati Hukum Bukti Kecintaan Warga Baduy Terhadap NKRI

243
Hormati Hukum Bukti Kecintaan Warga Baduy Terhadap NKRI
Warga Suku Adat Baduy memperingati Hari kemerdekaan RI ke-72 di lapangan Ciboleger, Kamis (17/8/2017)

LEBAK, Pelitabanten.com – Masyarakat Suku Baduy menyelenggarakan upacara pengibaran bendera Merah Putih pada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72, di Ciboleger, Lebak – Banten, Kamis (17/8), merupakan bukti kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 45 sebagai dasar ideologi bangsa Indonesia.

“Komitmen kami mencintai NKRI karena telah terbukti hidup menjadi rukun, damai, tenteram, aman, dan sejahtera,” ucap Jaro Saija, Kepala Desa Kanekes, Jumat, (18/8/2017).

Upacara peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI merupakan bentuk kecintaan terhadap Republik Indonesia yang diperjuangkan para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga. Untuk itu, masyarakat Baduy yang berpenduduk sekitar 10.500 jiwa setia terhadap NKRI. Masyarakat adat Baduy diajarkan cinta damai juga cinta Indonesia dan cinta lingkungan alam.

Selama ini, NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika dapat mempersatukan keanekaragaman rakyat Indonesia dengan perbedaan agama, suku, budaya, dan bahasa.

Saija juga mengatakan bahwa masyarakat Suku Baduy sangat mendukung NKRI, Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Melalui Pancasila bangsa Indonesia bersatu, bersaudara, dan saling menghormati dan menghargai di tengah perbedaan yang ada.

Baca juga :  SETIAP TAHUN MENTERI ANIES BASWEDAN DATANG KE LEBAK

“Kami sebagai rakyat Indonesia tentu sangat mencintai NKRI dan sudah harga mati,” katanya.

Warga Suku Baduy dalam kehidupan sehari-hari melaksanakan Pancasila dan UUD 45. Salah satu hal yang membuktikan bahwa masyarakat Suku Badui sangat menghormati dan mencintai Indonesia bahwa warga Baduy sangat menghormati hukum.
Kehidupan masyarakat Baduy lebih tertib dan rukun hingga kini belum pernah terjadi keributan, apalagi sampai melakukan perlawanan terhadap pemerintah.

“Kami terus menjaga NKRI memegang teguh Pancasila sebagai sumber pedoman hidup di Tanah Air,” pungkasnya.