Beranda Peristiwa Kota Tangerang Selatan Sadis! Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Pelukan Ibu Kandung

Sadis! Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Pelukan Ibu Kandung

469
BAGIKAN
Sadis! Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Pelukan Ibu Kandung
Lokasi Raul ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Jalan Mawar 12 RT 05/07 Blok D Perum Taman Kedaung, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (17/5/2017) malam.

TANGERANG SELATAN, pelitabanten.com – Kasus pembunuhan terjadi lagi di Perumahan Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kali ini seorang remaja usia 14 tahun bernama Raul tewas bersimbah darah dengan kondisi sedang memeluk ibu kandungnya bernama Ivo. Sementara Ivo, mengalami luka cukup parah dengan luka bacok di bagian kepala dan tangan.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (17/5/2017) di jalan Mawar 12 Blok D4/14, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

“Semalam kita sudah olah TKP. Korban sudah dibawa ke RS Fatmawati. Sudah tiga orang kami mintai keterangannya, termasuk satpam yang pertama melihat,” ucap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto saat dikonfirmasi, Kamis (18/5/2017).

Fadli menjelaskan, peristiwa pembunuhan sadis tersebut pertama kali diketahui oleh Jasran (13 tahun) warga sekitar yang merupakan teman bermain Raul sekitar pukul 19.30 WIB, saat mendengar suara minta tolong dari rumah korban.

Menurutnya, dirinya sempat melihat posisi Raul itu sedang sujud mendekap ibunya.

“Dia sujud peluk ibunya, pokoknya banyak darah dimana-mana,” jelas Jasran.

Jasran merupakan tetangga korban. Menurutnya, saat itu situasi di sekitar lokasi teramat sunyi sepi.

“Lelaki itu langsung pergi gitu aja naik motor,” ucapnya.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, jajarannya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku.

Atas peristiwa ini, Polisi meyakini Anak dan Ibu itu merupakan korban pembunuhan dan kekerasan. Dari TKP Polisi menemukan pisau dan obeng yang berjarak tidak jauh dari jasad Raul yang diduga kuat digunakan pelaku untuk membunuh korbannya

BAGIKAN