Beranda Peristiwa Kota Tangerang Paripurna DPRD Kota Tangerang, Wali Kota Jelaskan Tiga Raperda

Paripurna DPRD Kota Tangerang, Wali Kota Jelaskan Tiga Raperda

Paripurna DPRD Kota Tangerang, Wali Kota Jelaskan Tiga Raperda
Paripurna DPRD Kota Tangerang, Rabu (15/9). Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Wali Kota Tangerang, R. Wismansyah menghadiri DPRD dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tangerang mengenai Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Adapun tiga yang dibahas dalam tersebut antara lain Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penanggulangan Daerah serta Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Gelap dan Prekursor Narkotika.

Terkait perubahan APBD, Wali Kota menyampaikan penyusunan Raperda Perubahan APBD T.A 2021 dilakukan sesuai prioritas yaitu pemulihan ekonomi, peningkatan daya saing SDM, peningkatan kualitas sarana dan prasarana perkotaan, dan tata kelola pemerintahan yang baik dan layanan publik yang terintegrasi.

“Secara garis besar komposisi rancangan perubahan APBD T.A 2021 dijelaskan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp 4,18 Triliun,”

Baca Juga:  Jalani Program Polsantren, Kapolrestro Tangerang Kota Bedah Rumah Marbot Masjid

“Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 4,77 Triliun,” papar Wali Kota dalam rapat yang berlangsung di Ruang DPRD Kota Tangerang, Rabu (15/9/2021).

Lebih lanjut menjabarkan tentang penyelenggaraan penanggulangan daerah perlu dibuat mengingat saat ini belum memiliki peraturan daerah tentang penanggulangan bencana, sehingga perlu dibuat landasan hukum yang kuat dan menyeluruh sesuai dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan masyarakat.

“Sehingga menjadi upaya penanggulangan bencana secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan menyeluruh dengan mengoptimalkan semua potensi di Kota Tangerang,” ungkap Wali Kota yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Sachrudin.

Selain itu, sambung Wali Kota, terkait tentang fasilitasi Pencegahan penyalahgunaan, peredaran gelap dan prekursor narkotika dimana ruang lingkup yang diatur dalam Raperda tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 4 Permendagri No. 12 tahun 2019 yang meliputi pencegahan, dini, penanganan, partisipasi masyarakat, rehabilitasi, kerjasama, pelaporan, pendanaan, dan pengawasan, dan sanksi.

Baca Juga:  Airin Hadir di Deklarasi Pelarangan Kampanye di Tempat Ibadah

“Penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya sangat membahayakan di Kota Tangerang, sehingga perlu dilakukan pencegahan dan penanganan secara sistematis dan terstruktur,” tukas Arief.