4.000 Sembako Disebar di 12 Polsek Jajaran Polres Metro Tangerang Kota

4.000 Sembako Disebar di 12 Polsek Jajaran Polres Metro Tangerang Kota
PELEPASAN SEMBAKO: Kapolres Melepas Ribuan Paket Sembako Untuk Diberikan Pada Masyarakat Terdampak Covid-19. di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (26/8). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com
Hari Jadi Kab Tangerang 2021

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Sebanyak 4.000 paket sembako didistribusikan Polres Metro Tangerang Kota ke 12 Polsek Jajaran dan disebar langsung kepada masyarakat secara door to door agar lebih tepat sasaran.

Pendistribusian mulai dilaksanakan oleh Polsek-Polsek pada hari ini, Kamis (26/8/2021) hingga beberapa hari ke depan. Dalam rangka merayakan HUT kemerdekaan RI ke-76.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima menyampaikan ribuan bantuan sosial berupa sembako berisi beras, mie instan, minyak dan kebutuhan makanan lain. diberikan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan di tengah Pandemi Covid-19 sekarang.

“Kegiatan baksos ini berupa pemberian sembako bagi masyarkat yang hingga saat ini masih terdampak Covid-19, kita akan melaksanakan di 4 zona melalui 12 Polsek, dalam satu zona atau wilayah terdiri dari 3 Polsek,” jelasnya di Mapolres Metro Tangerang Kota.

Deonijiu menambahkan, teknis pendistribusian akan dilaksanakan dalam satu tempat (Polsek) yang telah ditunjuk, didata lewat masing-masing Bhabinkantibmas untuk menghindari terjadinya kerumunan dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Bertemu Jokowi di Istana Negara, Wahidin dan Andika Keluhkan Banyak Jalan Rusak di Banten

“Jadi pembagiannya sudah di data dari masing-masing Polsek agar tepat sasaran untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan sembako ini, kita siapkan lebih dari 4.000 paket,” papar Deonijiu.

Meski saat ini kota Tangerang masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3, kata kapolres kegiatan masyarakat Kota Tangerang di malam hari masih dibatasi, Mall sudah diperbolehkan buka namun dibatasi secara kapasitas 25 hingga 30 persen, termasuk restoran dan tempat-tempat makan.

“Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan sampai kapan pun, jangan merasa aman meski sudah ada penurunan kasus Covid-19, harus tetap waspada dan upayakan mencegah,” tutup Deonijiu.