Korib Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Jelang Pilkades

Candra Killa Jaya Dingrat, Ketua Umum Korib 2021-2022.
Candra Killa Jaya Dingrat, Ketua Umum Korib 2021-2022.
Hari Jadi Kab Tangerang 2021

LEBAK, Pelitabanten.com– Komunitas Remaja Islam Binuangeun (Korib) mengajak seluruh elemen untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2021 yang akan digelar pada 26 September mendatang agar berjalan aman dan damai. Hal ini tidak terlepas dari maraknya informasi khususnya di media sosial yang mengarah pada kebohongan kemudian berujung perpecahan.

Ketua Umum Korib, Candra Killa Jaya Diningrat mengatakan, dalam waktu dekat Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak dihadapkan dengan pesta demokrasi yaitu Pilkades. Masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih siapa yang akan menjadi pemimpin atau wakil rakyatnya.

“Jangan sampai kebebasan memilih dan mendukung pemimpin mengarah pada perpecahan,” ungkapnya, saat diwawancara, pada Sabtu, (07/08/2021).

Menurutnya, silih asah, silih asuh, silih asih, adalah bentuk persatuan dan keberagaman harus tetap dijunjung tinggi. Berbeda pilihan hal yang wajar, karena kita adalah negara yang multikultural.

Baca Juga:  Rapat Diundur, Bupati Menyayangkan Ketidakhadiran LMAN

Lanjut Killa , masalahnya dalam Pilkades serentak Tahun 2021 ini kita masih dalam kondisi Virus yang terus menyebar mengakibatkan metode berkampanye yang harus mengumpulkan masa banyak harus tetap mengingat dan mejaga protokol kesehatan.

Mengakibatkan semuanya aktivitas lebih sering dalam media sosial berbarengan dengan berkembangnya arus teknologi, salah satu contohnya media sosial yang menjadi alat efektif berkampanye. Dampaknya, informasi yang beredar perlu diperiksa kembali terlebih dahulu.

“Semoga tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum Pilkades ini untuk memecah belah Masyarakat Desa Muara Binuangeun,” katanya.

Killa berharap, Pilkades tahun 2021 bisa berjalan dengan damai tanpa adanya kericuhan, baik antar pendukung ataupun sesama calon, santun, dan saling menjaga agar terciptanya kenyamanan yang berlangsung.

“Kami ingin semua pihak menahan diri, tidak terpancing mengekspresikan dukungan yang berlebihan karena kita masih dalam kondisi PPKM, akibat Covid-19 belum teratasi secara masif,” tutupnya. (MIR)