Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Semarak Gebyar Agustus, Bapenda Kabupaten Tangerang Beri Keringanan Para Wajib Pajak

Semarak Gebyar Agustus, Bapenda Kabupaten Tangerang Beri Keringanan Para Wajib Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah PBBP2 dan BPHTB Pada Bapenda, Dwi Chandra Budiman
Kepala Bidang Pajak Daerah PBBP2 dan BPHTB Pada Bapenda, Dwi Chandra Budiman

Kabupaten Tangerang, Pelitabanten.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang kembali menggelar kebijakan penghapusan sanksi administrasi PBBP2 untuk seluruh masa atau tahun dalam program Semarak Gebyar Agustus.

Program ini dibuat dalam rangka meningkatkan kesadaran wajib dan untuk meringankan beban bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Daerah PBBP2 dan BPHTB Pada Bapenda, Dwi Chandra Budiman mengatakan, program penghapusan sanksi administrasi PBBP2 ini merupakan program lanjutan dari program bulan sebelumnya yaitu Juli Peduli dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Program penghapusan ini berlaku selama bulan Agustus 2021 dan berlaku untuk buku golongan 1 hingga golongan 5. Yang dihapuskan adalah 2% perbulan yang berlaku secara akumulatif.”katanya Kamis (5/8/2021).

Dirinya juga menjelaskan bahwa penghapusan tersebut dapat diketahui dengan mengakses melalui aplikasi berbasis android yakni iPBB Kabupaten Tangerang.

“Penghapusan sanksi administrasi PBBP2 berlaku secara otomatis melalui sistem. Para wajib atau masyarakat dapat mengecek dalam iPBB yang dapat diunggah melalui playstore, nantinya pada aplikasi tersebut akan muncul tagihan pokok saja tanpa denda,” jelasnya.

Pokok PBB cenderung sangat terjangkau bagi masyarakat, karena hanya mencapai 0,15 % – 0,225 %, sesuai dengan kritria yang berlaku.

Sementara itu, juga memberikan kemudahan ditengah masyarakat dalam membayar PBB Pokok melalui Bank BJB dengan berbagai tenant, baik melalui M-Banking, Intenet Banking, Sms Banking. Selain itu dapat melalui Alfamart, Indomaret ataupun E-Commers seperti Tokopedia, Bukalapak, Gopay, LinkAja dan juga melalui Kantor Pos diseluruh Indonesia.

Untuk pembayaran BPHTB, dirinya juga menjelaskan hal tersebut dilakukan melalui online di akun masing-masing PPAT atau PPATS. Dan bagi masyarakat yang ingin mengajukan validasi BPHTB, untuk saat ini dapat mencetak sendiri bukti validasi BPHTB melalui akun masing masing secara digital.

Dwi juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan program yang bersifat temporer tersebut.

“Demi kemudahan dan untuk membantu masyarakat juga demi menjaga akselerasi penerimaan PAD dalam hal ini PBB karena realisasi penerimaan PBB ini digunakan untuk masyarakat, untuk kebutuhan biaya pembangunan, biaya pelayanan, hingga biaya pemberdayaan masyarakat Kabupaten Tangerang,” tuturnya.