Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang HUT RI ke-76, Subur Maryono Kades KMB Teluknaga Himbau Warganya Pasang Bendera...

HUT RI ke-76, Subur Maryono Kades KMB Teluknaga Himbau Warganya Pasang Bendera Merah Putih

Kantor Desa kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga
Kantor Desa kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga

Kabupaten Tangerang, Pelitabanten.com Tangerang Resmi mengeluarkan bernomor 033.3/2663-SETDA Tahun 2021 tentang pemasangan dan umbul-umbul dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

itu merujuk kepada surat edaran dari Kementerian Sekretaris Negara dan Kementrian dalam negri Republik Indonesia tentang imbauan pemasangan dan umbul-umbul dalam rangka HUT RI ke 76 tahun.

Hal tersebut mendapatkan respon cepat dari Pemerintahan Desa kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga  Kabupaten Tangerang dan langsung tancap gas melaksanakan yang di keluarkan oleh Tangerang.

Jelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Kades kampung Melayu Barat kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang Subur Maryono sangat aktif mengimbau kepa masyarakat untuk apresiasi dan memasang dan mengibarkan Merah Putih hingga 31 Agustus 2021.

Baca Juga:  Kemenag Kabupaten Tangerang Umumkan Kuota Haji Capai 2.461 Jamaah di Tahun 2018

Pemasangan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah. “Memasang dan mengibarkan Merah Putih di antara umbul-umbul serentak mulai tanggal 1 sampai 31 Agustus 2021,” ujarnya, Kamis (5/8/2021).

Subur Maryono yang juga ketua APDESI Kecamatan Teluknaga menjelaskan, pelaksanaan kegiataan pemasangan merah putih tetap mematuhi protokol demi mencegah penularan Covid-19.

Pemasangan umbul-umbul, dekorasi atau hiasan lainnya, mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2021 dengan desain sendiri dan menggunakan kalimat  Indonesi tangguh Indonesia tumbuh.

“Kami pun menghimbau kepada perangkat desa untuk meneruskan imbauan pemasangan dan umbul-umbul ke tingkat dan menghimbau kepada pengembang atau penghuni perumahan yang ada di wilayahnya untuk ikut memasang umbul-umbul, dekorasi, dan hiasan lainnya,” katanya.

Sedangkan untuk upacara tetap dilaksanakan, namun dengan peserta terbatas dan menerapkan kesehatan. “ 17 Agustus di kecamatan dilaksanakan, upacara tetap khidmat, tetapi dengan peserta terbatas.” tutupnya.