Beranda Peristiwa Kota Tangerang 23 Laporan Pungli Hotline Bansos di Kota Tangerang Diterima Polisi, Nama Oknum...

23 Laporan Pungli Hotline Bansos di Kota Tangerang Diterima Polisi, Nama Oknum Terlampir

23 Laporan Pungli Hotline Bansos di Kota Tangerang Diterima Polisi, Nama Oknum Terlampir
Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Deonijiu De Fatima. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Sebanyak 23 laporan terkait Pungutan Liar (Pungli) Bantuan Sosial (Bansos) melalui Hotline yang di luncurkan Pemerintah Kota Tangerang di nomer 0811-1500-293 dan sudah dilanjutkan ke Pihak Kepolisian.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima saat ditemui Pelitabanten.com mengaku sudah menerima laporan tersebut. Ada sebanyak 23 laporan yang terdiri dari berbagai program baik itu PKH (Program Keluarga Harapan), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Tunai (BST)

Ditanya berasal program apa saja ke-23 aduan itu, Deonijiu tidak menjelaskan secara rinci, Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai laporan pungli itu. Nama-nama oknum sudah terlampir dan sudah diidentifikasi melalui laporan di Hotline Pemkot Tangerang.

“Sudah kami terima, saya sudah melakukan komunikasi dengan Wali Kota (,red). Nama-nama yang sudah terlampir akan kami lakukan penyelidikan secara intensif dan berkasnya sedang kami pelajari,” ujar Deonijiu. Minggu (1/8/2021).

Baca Juga:  5 Jam Tanpa Tindakan di RSUD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa UMB Meninggal Karena Covid-19

Deonijiu menambahkan, sejak bergulirnya kasus itu pasca Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Satreskrim sudah memeriksa sebanyak 5 orang yang berasal dari Program PKH (Program Keluarga Harapan) untuk dimintai keterangan.

Namun Kapolres menegaskan, sejauh ini kepolisan masih dalam tahap meminta keterangan sembari mendalami apakah terjadi pungli atau tidak dalam penyaluran dari pemerintah di Kota Tangerang itu.

“Kemarin sudah 5 orang kami mintai keterangan mereka dari pihak pendamping PKH, sementara dari laporan Hotline mereka-mereka yang namanya sudah terlampir, kita lakukan penyelidikan dan pengkajian semakin intensif kedalam, mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap pelaku-pelakunya,” ungkap Deonijiu.

Kepolisian bersama dan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Lanjut Kapolres, kini masih terus melakukan komunikasi dan menerima laporan melalui layanan Hotline yang sudah disebar.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Bahas Dua Raperda Inisiatif DPRD Kota Tangerang

Kata Deonijiu, tidak boleh takut dan ragu untuk melaporkan jika menjadi korban atau mengetahui adanya pungli pada penerimaan pemerintah.

“Apapun bentuknya, ditengah pandemi tidak boleh ada oknum yang mencari keuntungan. Berikan, hak sesuai dengan yang telah ditentukan dan tidak ada boleh ada pemotongan,” tandasnya.

Selanjutnya, Kapolres Komisaris Besar Polisi Deonijiu akan menjamin kerahasiaan identitas yang melaporkan adanya pungli pada program bantuan pemerintah ini.

“Kami proses secara hukum, jika memang ditemukan adanya pungli. yang mengadu akan di jamin kerahasiaannya dan tidak akan di publikasikan identitasnya, jadi tidak perlu takut, karena kami akan bertindak tegas,” pungkas Deonijiu.