Beranda Peristiwa Kota Tangerang Polisi Gagalkan Peredaran 2.342 Ekstasi Dalam Bentuk Kapsul di Kota Tangerang

Polisi Gagalkan Peredaran 2.342 Ekstasi Dalam Bentuk Kapsul di Kota Tangerang

Polisi Gagalkan Peredaran 2.342 Ekstasi Dalam Bentuk Kapsul di Kota Tangerang
EKSTASI: Sat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi Dalam Bentuk Kapsul. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com
Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dan menangkap tersangka kasus tindak pidana jenis Ekstasi sebanyak 2.342 butir dalam bentuk kapsul.

Ribuan butir barang haram tersebut didapat dari tersangka berinisial BD (37), Lain dari biasanya ekstasi berbentuk pil dimodifikasi tersangka menjadi butiran kapsul.

“Ekstasi ini berbeda, dimodifikasi tersangka dalam bentuk untuk mengelabui petugas sebagai obat covid-19,” Kata Kasat Res Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo kepada awak media. Senin, (26/7/2021).

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota setelah di buntuti selama satu Minggu (TO). Peredarannya melalui dengan sistim tempel.

“Tersangka ditangkap di Cipondoh Kota Tangerang, setelah dilakukan intrograsi disita barang bukti ekstasi yang disimpan tersangka disebuah rumah kosong di daerah Pinang Kota Tangerang sebanyak 2.342 butir,” jelas Widodo.

Baca Juga:  Ribuan Warga Kota Tangerang Ikuti Funbike  Menuju Pilkada Damai

Ia mengungkapkan, dari keterangan tersangka BD barang haram jenis ekstasi tersebut didapat dari tersangka lain berinisial HA (DPO) didapatkan dari daerah Medan, Sumatra Utara.

“Tersangka sengaja menghancurkan pil – pil ekstasi kemudian memasukan kedalam kapsul, untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek,” ungkapnya.

tersangka mendekam di sel Mapolres Metro Tangerang Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahuan 2009 tentang dengan pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 Tahun dan Paling lama 20 tahun hukuman penjara.