Di Masa Pademi Covid-19 Air Perumahan KH2 Mati 5 Hari, Warga Perum Akan Layangkan Audiensi

Air Perumahan Kembang Harum 2, Blok T dan Blok S mati total sudah lima hari, pada Sabtu (10/07/2021).
Air Perumahan Kembang Harum 2, Blok T dan Blok S mati total sudah lima hari, pada Sabtu (10/07/2021).
Hari Jadi Kab Tangerang 2021

LEBAK, Pelitabanten.com– Air merupakan kebutuhan pokok dan utama setiap rumah tangga. Air sangat dibutuhkan oleh penghuni Perumahan Kembang Harum 2 (KH2), Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Sudah lima hari terhitung dari hari Selasa hingga Sabtu (10/07/2021) Air Perumahan Kembang Harum 2 masih mati.

Yosa menjelaskan bahwa jangankan untuk mandi, cuci kaktus, dan kebutuhan lainnya. Untuk cuci tangan sebagai langkah protokol kesehatan saja sangat susah karena air tidak mengalir dari Perusahaan Air Swasta Kembang Harum 2 kepada para penghuni perumahan.

“Mati nya air ini yang menjadi imbas adalah penghuni Blok T dan Blok S. Lima hari jika ingin memperoleh air mengungsi kepada saudara di luar perumahan KH2,” ujarnya.

Pemilik Perusahaan Air Swasta, Bayi yang rumahnya berdomisili di Tanggerang ini menyatakan bahwa tidak ada permasalahan pada mesin, dan mestinya air mengalir ke semua warga.

Baca Juga:  Gubernur Banten Terima Aspirasi Masyarakat Adat Baduy Dalam Seba

Ditanya apa penyebabnya jika air tidak mengalir ke Blok T dan Blok S, dirinya tidak mampu menjawab dan hanya membaca pesan saja.

Dihubungi via telepon Ketua RW, Purwanto akan melayangkan surat audiensi kepada pemilik perusahaan air swasta di Perumahan Kembang Harum 2. Seyogyanya Pemilik Perusahaan Air Swasta berbenah dan memberikan hak-haknya kepada konsumen sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Warga Perumahan perlu kita lindungi hak-hak nya dan perlu kita perjuangkan. Mereka kan sebagai pelanggan dan memiliki kewajiban bayar air, jadi hak-hak untuk memperoleh air wajib kita perjuangkan untuk masyarakat Penghuni perumahan,” tutur Pak RW Purwanto.

Ia juga hari ini sekitar pukul 13.00 WIB akan meninjau langsung penyebab utama kerusakan air di Perumahan Kembang Harum 2. “Saya hari ini akan datang ke loket air dan juga akan meninjau langsung penyebab akar masalah air ini tidak mengalir, itu nantinya akan menjadi bahan untuk diaudiensikan,” tutupnya. (MIR)