Beranda Peristiwa Kota Tangerang Kurir 64kg Ganja Asal Aceh Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Metro Kota Tangerang

Kurir 64kg Ganja Asal Aceh Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Metro Kota Tangerang

Kurir 64kg Ganja Asal Aceh Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Metro Kota Tangerang
Unit II Sat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Bersama Tersangka CR dan Barang Bukti 64kg Ganja Usai Penangkapan. Foto Pelitabanten.com (Istimewa)

, Pelitabanten.com — Satuan Reserse () berhasil membekuk seorang tersangka pengedar atau jenis seberat 64kilogram.

Puluhan kilogram ganja kering siap edar itu diketahui berasal dari Sumatera dan Daerah Istimewa Aceh, dibawa tersangka berinisial “CR” (46th) Rabu tanggal 5 Mei 2021Jam 14.00 WIB kemarin.

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo mengatakan upaya penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan melalui observasi dan penyelidikan oleh anggota Unit II Sat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Berjalan selama kurang lebih 1 minggu.

‘Diawali dengan dilakukan pembuntutan dari daerah Jalan Daan Mogot Kota Tangerang hingga akhirnya dilakukan penangkapan oleh anggota disebuah PT Kargo di Jalan Wahid Hasyim Tanah Abang Jakarta Pusat,” ungkap Pratomo.

Lebih jauh Ia menyampaikan, narkotika jenis ganja seberat 64 kilo yang di kemas seperti bata menggunakan kertas amplop itu rencananya akan diedarkan diwilayah Jakarta – Tangerang dan sekitarnya.

Baca Juga:  GOR Ciputat Disoal, Ini Jawaban Pengelola Dispora Tangsel

“Ganja ini didapat dari mobil Avanza dengan Nopol B 2784 UFO. Dari hasil Intrograsi bahwa barang narkotika jenis Ganja ini dikirim dan dikendalikan dari daerah Sumatera,” ujarnya kepada media. Kamis (6/5/2021).

Saat ini tersangka kurir dan barang bukti ganja sudah diamankan di Kantor Sat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut serta mengungkap jaringannya.

Selanjutnya tersangka CR dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana mati atau seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

“Estimasi korban yang bisa kami selamatkan dari 64 Kilogram Ganja siap edar ini sebanyak 64.000 jiwa,” pungkas Pratomo.