Beranda Peristiwa Banten Usai Bentrok, Pengemudi Angkot dan Ojek Online Se-Kota Tangerang Sepakat Berdamai

Usai Bentrok, Pengemudi Angkot dan Ojek Online Se-Kota Tangerang Sepakat Berdamai

485
BAGIKAN
Usai Bentrok, Pengemudi Angkot dan Ojek Online Se-Kota Tangerang Sepakat Berdamai
Ketua Organda Kota Tangerang, Eddi Faisal, SH dan Pembina Gograbber (ojek online) Tangerang Raya, Ferry Budhi alias Bang Maung, melakukan pertemuan jalin kesepakatan untuk berdamai. Disaksikan oleh Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya. Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Waka Polres Metro Tangerang Kota AKBP Erwin Kurniawan, Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota AKBP Budi Asrul Kurniawan, Kasat Pol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana, Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Temy Mulyadi

TANGERANG, Pelitabanten.com – Aksi demonstrasi dari pengemudi angkutan kota (angkot) se-Kota Tangerang terhadap pengemudi online di Jl Satria Sudirman, mengundang aksi balasan yang dilakukan oleh pengemudi ojek online di Polres Kota Tangerang, Jl Daan Mogot No 52. Tidak hanya menggelar aksi unjuk rasa, keduanya juga saling sweeping dengan tindak kekerasan antara ojek online dan sopir angkot.

Menanggapi aksi balas sweeping tersebut, pihak kepolisian beserta Ketua Organda Kota Tangerang, Eddi Faisal, SH dan Pembina Gograbber (ojek online) Tangerang Raya, Ferry Budhi alias Bang Maung, menjalin kesepakatan untuk tidak mengulangi tindak kekerasan antar pengemudi ojek online dan pengemudi angkot. Kedua belah pihak mengaku menyesal atas tindakan sweeping tersebut.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan memastikan setelah kesepakatan kedua belah pihak tersebut, Kota Tangerang berjalan aman dan tidak ada lagi tindakan sweeping.

Baca juga :  Asal Muasal Nama Poris Plawad Yang Melegenda

“Semua akan beroperasi dan tidak ada lagi weeping dari kedua pihak,” ujarnya di Mapolres Metro Tangerang, Rabu (8/3/2017)

Namun demikian, Polres Metro Tangerang tetap akan melakukan pengamanan di beberapa titik yang kemungkinan rawan terjadi aksi balas dendam dari pengemudi ataupun sopir angkot yang bandel. Serta untuk menjamin rasa aman masyarakat yang akan beraktivitas.

“Untuk menjamin rasa aman menjalani aktivitas, kita tempatkan personel polri dan TNI bersama Satpol PP. jumlahnya 1.300,” jelasnya

Terkait pelaku pengerusakan angkutan umum dan pelaku tabrak lari oleh sopir angkot, Harry menjelaskan pelaku masih dalam pencarian. “Soal tersangka nanti kita data, kejadian tabrak lari, seperti itu, nanti kita cari siapa pelakunya. Untuk pengrusakan prinsipnya Wali kota menanggung semua biaya rumah sakit maupun kendaraan yang rusak,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya. Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Waka Polres Metro Tangerang Kota AKBP Erwin Kurniawan, Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota AKBP Budi Asrul Kurniawan, Kasat Pol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana, Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Temy Mulyadi.

loading...