Tidak Bijak, PDAM TB Kota Tangerang Naikan Tarif Pelayanan Dimasa Pandemi

Tidak Bijak, PDAM TB Kota Tangerang Naikan Tarif Pelayanan Dimasa Pandemi
Kenaikan Tarif Admistrasi dan Pemeliharaan Meter PDAM TB Kota Tangerang Dimasa Pandemi Covid-19 Dikeluh Pelanggan. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — PDAM Tirta Benteng (TB) kota Tangerang dinilai tidak bijak, lantaran saat masih di tengah memberlakukan kenaikan tarif biaya administrasi rekening meter biaya pemeliharaan meter pelanggan.

Disebut juga kenaikan tarif itu tidak melalui persetujuan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, melalui peraturan Wali Kota Arief R Wismansyah.

Meski alasan kenaikan tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatkan pelayanan kepada pelanggan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Kota Tangerang ini.

Dari informasi dihimpun, sebelumnya biaya administrasi rekening dan biaya pemeliharaan total sebesar Rp3.500. Namum saat ini kenaikan biaya administrasi rekening untuk kelompok sosial sebesar Rp7.500, rumah tangga Rp14.500, instansi pemerintah Rp20.000, niaga Rp16.500 – Rp20.500, Rp25.000 dan kelompok khusus tergantung dengan kesepakatan.

Sementara itu, untuk biaya pemeliharaan meter sesuai diamater terdapat 10 kelompok, dengan besaran biaya dari Rp6.000 sampai dengan Rp1.650.000.

Baca Juga:  PDAM TB : PDAM TKR Kabupaten Tangerang Percepat Perbaikan Pipa Bocor di BMR

Dimintai tanggapannya, Wakil Ketua Komisi III , Anggiat Sitohang mengaku, DPRD belum mengetahui adanya kenaikan biaya administrasi rekening meter dan biaya pemeliharaan meter tersebut.

Bahkan, kata pihaknya belum mendapatkan tembusan atas kenaikan biaya administrasi rekening dan pemeliharaan yang ditetapkan oleh PDAM Tirta Benteng.

Anggiat menegaskan, kenaikan tersebut harusnya ada persetujuan dengan DPRD kota Tangerang. Selain itu, kenaikan itupun seharusnya terdapat Peraturan Walikota.

Ia menilai, kenaikan tarif ini tidak bijaksana dan memikirkan rakyat sebab, menyangkut hajat hidup Kota Tangerang. Apalagi ditengah yang sulit dimasa pendemi Covid-19.

“Enggak boleh naik itu, ini menyangkut hajat hidup rakyat Kota Tangerang,” tegas Politisi Partai Nasdem ini.

Untuk diketahui, pengumuman kenaikan biaya administrasi dan biaya pemeliharaan itu tersiar diakun resmi @humaspdamtb. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor 3.1/PER-AM/HUK/III/2020 tentang biaya administrasi rekening Pelanggan PDAM Tirta Benteng. Selain itu ada surat lainnya, nomor 3.5/PER-AM/HUK/III/2020 tentang biaya pemeliharaan meter air pelanggan PDAM Tirta Benteng.

Baca Juga:  Haus Saat Berkunjung Ke Festival Al-Azhom, PDAM TB Siapkan Air Sehat Siap Minum

Kenaikan tarif tersebut mulai berlaku sejak Januari 2021 lalu hingga seterusnya.

Hal itupun dibenarkan oleh Asisten Manager dan Pengaduan Tirta Benteng Kota Tangerang, Indra Gunawan.

“Iya benar ada kenaikan,” ujar Indra saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rabu (14/4/2021) .

Terkait kenaikan itu, Indra beralasan, demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. “Untuk meningkatkan pelayanan,” katanya.

Sementara dilansir dari beberapa keluh kesah warga terkait pelayanan dan tarif pada PDAM TB Kota Tangerang semakin santer disuarakan pelanggan melalui aduan aplikasi google.

Seperti diungkapkan pelanggan Widodo,
Baru make 2 bulan, abonemen yg awalnya 3500 jadi 20500, amazing..

Tidak Bijak, PDAM TB Kota Tangerang Naikan Tarif Pelayanan Dimasa Pandemi
Keluh Kesah Pelanggan Melalui Media Sosial PDAM TB (Google). Foto Screenshot Pelitabanten.com
Tidak Bijak, PDAM TB Kota Tangerang Naikan Tarif Pelayanan Dimasa Pandemi
Foto Screenshoot Pelitabanten.com